Mudik Nataru Lebih Aman, Pelni Tanjungpinang Siapkan Armada dan Mitigasi Cuaca Ekstrem

Jadwal Pelni Batam pada Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 semakin padat. Pelni menambah kapal KM Nggapulu, membuka diskon tarif 20 persen, dan menyiapkan kapasitas ekstra untuk rute Batam–Belawan–Tanjung Priok–Karimun.
Jadwal Pelni Batam pada Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 semakin padat. Pelni menambah kapal KM Nggapulu, membuka diskon tarif 20 persen, dan menyiapkan kapasitas ekstra untuk rute Batam–Belawan–Tanjung Priok–Karimun.

Mudik Nataru menjadi perhatian utama PT Pelni Cabang Tanjungpinang menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Oleh karena itu, Pelni langsung menyiapkan langkah antisipasi dan mitigasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem yang kerap muncul di penghujung tahun.

Koordinasi Cuaca Jadi Kunci Keselamatan

Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang berpotensi memicu gelombang tinggi. Untuk itu, Pelni terus berkoordinasi secara intensif dengan BMKG, nakhoda kapal, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Pelni menggunakan maklumat pelayaran KSOP sebagai acuan utama sebelum kapal diberangkatkan.

Perlengkapan Keselamatan Dilipatgandakan

Selain koordinasi cuaca, Pelni juga memastikan seluruh kapal dilengkapi alat keselamatan penumpang. Setiap kapal menyediakan jaket keselamatan dan sekoci dengan daya tampung mencapai 125 persen dari kapasitas maksimal penumpang.

Sebagai contoh, KM Bukit Raya memiliki kapasitas maksimal 1.256 penumpang dengan ketersediaan alat keselamatan yang memadai.

Kapal Laik Laut dan Siap Berlayar

Putra menegaskan bahwa Pelni akan menunda pelayaran apabila cuaca memburuk demi menjaga keselamatan kru dan penumpang. Seluruh kapal Pelni telah menjalani uji petik pada awal November 2025 sehingga dinyatakan laik laut jelang Mudik Nataru.

Lonjakan Penumpang Diprediksi

Pelni memprediksi puncak arus Mudik Nataru di Pelabuhan Sei Kolak Kijang, Bintan, terjadi mulai 18 Desember 2025. Tujuan terbanyak diperkirakan menuju Nusa Tenggara Timur menggunakan KM Tidar.

Pelni memperkirakan jumlah penumpang meningkat sekitar 0,81 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar 13 ribu penumpang.

Tiga Armada Layani Nataru

Untuk melayani lonjakan penumpang, Pelni Tanjungpinang mengoperasikan tiga kapal, yaitu KM Bukit Raya, KM Tidar, dan KM Kalimutu dengan rute dan kapasitas yang telah disesuaikan.