Batamclick.com, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H. Hingga 16 Maret 2026, realisasi jumlah penumpang mencapai 185.697 orang, meningkat 3,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tren ini salah satunya dipicu oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan pemerintah pada 16–17 Maret 2026.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengungkapkan bahwa lonjakan tertinggi terjadi pada 11 Maret lalu dengan kenaikan mencapai 54,9%.
“Antusiasme mudik tahun ini jauh lebih tinggi. Kami memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret (H-3) dengan estimasi 27.350 penumpang dalam sehari,” ujar Ditto.
Data PELNI menempatkan Batam sebagai pelabuhan keberangkatan terpadat dengan 22.840 penumpang, disusul Balikpapan dan Makassar. Sementara itu, rute Batam-Belawan menjadi ruas paling favorit dengan total 20.251 penumpang.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PELNI menyiagakan 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis. Manajemen juga mengimbau calon penumpang untuk memanfaatkan kanal pembelian tiket resmi seperti aplikasi PELNI Mobile guna menghindari antrean di pelabuhan.
“Kami memastikan setiap kapal dan ABK siap melayani masyarakat dengan standar keselamatan tinggi melalui posko monitoring bersama BMKG,” pungkas Ditto.








