BATAMCLICK.COM: ASITA Kepri kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong pariwisata berkelanjutan di Kepulauan Riau. Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025 yang berlangsung pada Senin, 13 September 2025 di Hotel Aston Tanjungpinang, sekitar 45 anggota dan pengurus hadir untuk merumuskan strategi baru. Tahun ini, Rakerda mengusung tema “Bersinergi Membangun Pariwisata Kepri Berkelanjutan”.
Rangkaian kegiatan terbagi dalam tiga sesi. Pada pagi hari, acara diawali dengan pembukaan resmi. Kemudian dilanjutkan pemilihan ketua sidang dan ketua komisi. Sesi terakhir menjadi inti, yakni sidang komisi yang membahas arah kebijakan dan rekomendasi organisasi.
Apresiasi Kolaborasi dengan Pemerintah
Ketua DPD ASITA Kepri, Eva Betty, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Dinas Pariwisata yang dipimpin oleh Hasan S.Sos.
“Terima kasih atas kerja sama dan kolaborasi yang selama ini sudah terjalin dengan baik. ASITA Kepri akan terus meningkatkan kualitas sinergi agar pariwisata Kepri semakin maju,” ujar Eva.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan S.Sos menegaskan bahwa ASITA tetap menjadi mitra strategis pemerintah. “ASITA akan selalu menjadi andalan kami dalam mendatangkan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik. Mari bersama kita tingkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kepri,” ungkapnya.
Dibuka Resmi oleh Pemerintah Provinsi
Rakerda 2025 dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kepri, Luki Zaiman Prawira S.STP, M.Si, yang hadir mewakili Gubernur H. Ansar Ahmad.
“Selamat bekerja ASITA DPD Kepri. Terima kasih atas kontribusi nyata, mari terus bersinergi sebagai mitra pemerintah daerah dalam memajukan pariwisata di Kepulauan Riau,” tutur Luki dalam sambutannya.
Hasil dan Rekomendasi Rakerda 2025
Dari Rakerda ASITA Kepri 2025, lahir sejumlah rekomendasi strategis:
- Meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan dinas pariwisata di seluruh kabupaten/kota, mulai dari Batam, Bintan, Tanjungpinang, Karimun, Natuna, Anambas hingga Lingga.
- Mendorong pemerintah daerah menertibkan agen perjalanan ilegal demi menjaga tata niaga pariwisata yang sehat.
- Membuat event khusus yang mampu menarik wisatawan asing, terutama dari Malaysia dan Singapura.
- Menjalin kerja sama dengan maskapai penerbangan, baik yang baru maupun yang sudah ada, untuk membuka rute internasional baru ke Kepri.
Tentang ASITA
Sebagai informasi, ASITA atau Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies adalah asosiasi resmi perusahaan perjalanan wisata di Indonesia. Berdiri pada 7 Januari 1971 di Jakarta, ASITA kini memiliki 38 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di seluruh Indonesia, termasuk DPD Provinsi Kepulauan Riau yang aktif memperkuat sektor pariwisata di wilayahnya.









