Hong Kong Techathon+, Sebuah Dekade Harapan untuk Talenta Muda Dunia

Hong Kong Techathon+
HKSTP, bersama perwakilan dari 15 perguruan tinggi setempat, secara resmi mengumumkan pembentukan GUIN. Upacara ini diresmikan oleh Profesor Sun Dong, Sekretaris Inovasi, Teknologi, dan Industri (baris depan, tengah), Bapak Albert Wong, CEO HKSTP (baris depan, kiri), Bapak Derek Chim, Kepala Ekosistem dan Pengembangan Startup (baris depan, kanan), serta jajaran manajemen senior dari berbagai institusi yang berpartisipasi.

Satu dekade perjalanan Hong Kong Techathon+ bukan sekadar kompetisi, tapi bukti bagaimana semangat kolaborasi dan inovasi bisa menjadikan Hong Kong sebagai rumah bagi talenta dan teknologi kelas dunia.

Hong Kong Techathon+ Rayakan Satu Dekade Penuh Inovasi

Hong Kong Techathon+ telah menapaki satu dekade yang luar biasa. Di tengah semangat perayaan ulang tahunnya yang ke-10, ajang inovasi dan teknologi lintas kampus terbesar di Asia ini kembali mengukir sejarah di Hong Kong Science Park. Diselenggarakan oleh Hong Kong Science and Technology Parks Corporation (HKSTP), acara ini tak hanya merayakan pencapaian masa lalu, tetapi juga membuka babak baru melalui peluncuran Global University Innovation Network (GUIN) – sebuah jaringan global yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam riset dan pengembangan (R&D).

GUIN: Jembatan Baru untuk Inovasi dan Pertukaran Talenta Dunia

GUIN hadir berkat kolaborasi HKSTP dengan 15 perguruan tinggi lokal ternama, seperti Universitas Hong Kong, CUHK, HKUST, dan lainnya. Tak berhenti di situ, jaringan ini juga didukung oleh universitas papan atas internasional seperti Nanyang Technological University (Singapura), The University of Queensland (Australia), hingga Chulalongkorn University (Thailand).

Lewat GUIN, Hong Kong ingin membuka jalan selebar mungkin bagi pertukaran pengetahuan, mobilitas talenta, serta hilirisasi hasil riset lintas negara. Langkah ini sejalan dengan ambisi besar menjadikan Hong Kong sebagai pusat inovasi dan teknologi bertaraf internasional.

Dukungan Penuh Pemerintah: Harapan bagi Generasi Inovator Baru

Dalam sambutannya, Prof. Sun Dong, Sekretaris Inovasi, Teknologi, dan Industri Hong Kong, menegaskan kembali komitmen pemerintah:

“Hong Kong memiliki keunggulan unik: didukung penuh oleh Tiongkok daratan, sekaligus terkoneksi erat dengan dunia. Kombinasi ini membuka peluang besar untuk menghadirkan inovasi global, termasuk talenta-talenta terbaik.”

Ia juga mencatat, dalam dua tahun terakhir, lebih dari 200 perusahaan I&T berpotensi tinggi telah membuka atau memperluas bisnisnya di Hong Kong.

HKSTP: Menumbuhkan Talenta, Mengawal Perjalanan Inovasi

Albert Wong, CEO HKSTP, menggambarkan Techathon+ sebagai buah dari visi panjang yang kini tumbuh menjadi platform global:

“Sepuluh tahun lalu, ini hanya ide. Kini, HK Techathon+ menjadi wadah internasional yang mempertemukan mahasiswa, startup, dan universitas terbaik dunia untuk berinovasi dan berkembang bersama.”

HKSTP tak hanya menyelenggarakan kompetisi. Mereka juga menyediakan dukungan menyeluruh bagi inovator muda: mulai dari pengembangan ide, riset, hingga perluasan bisnis dalam ekosistem inovasi yang dinamis.

Dua Program Utama GUIN: Dari Inkubasi Global hingga Magang Internasional

GUIN diluncurkan dengan dua inisiatif utama:

1. Program Inkubasi Global Bertema

Program ini memanfaatkan kekuatan riset perguruan tinggi Hong Kong untuk menarik tim inovasi global. Contohnya, kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hong Kong membentuk Global Hub for Future Dentistry, dan kolaborasi dengan Sekolah Optometri Politeknik Hong Kong mendirikan Global Vision Tech Incubation.

2. Inisiatif Pertukaran Talenta Internasional

Lewat Global Internship Programme, lebih dari 200 mahasiswa dari universitas top dunia telah bergabung magang di Science Park. Termasuk di antaranya 32 mahasiswa dari The University of Newcastle, Australia yang kini mengerjakan proyek nyata bersama lima startup lokal.

HK Techathon+: Melahirkan Inovator Muda, Mengguncang Dunia

Sejak pertama kali digelar pada Juli 2015, HK Techathon+ telah menjangkau lebih dari 7.000 inovator muda, menghasilkan lebih dari 2.400 proyek inovatif, dan membina ratusan wirausahawan serta startup. Beberapa alumninya bahkan masuk dalam daftar bergengsi “Forbes 30 Under 30 Asia.”

Sejak berekspansi menjadi acara global pada 2024, Techathon+ telah mengundang lebih dari 30 universitas internasional, termasuk dari MIT, Stanford, hingga University of Queensland. Acara ini menjadi magnet pertukaran gagasan dan integrasi inovator global ke dalam ekosistem teknologi Hong Kong yang kian matang.

HKSTP: Pilar Ekosistem Inovasi Hong Kong

Berdiri pada tahun 2001, HKSTP menjadi pusat pertumbuhan teknologi di Hong Kong. Hingga kini, mereka telah membina 13 unicorn, lebih dari 15.000 profesional riset, dan menaungi 2.300 perusahaan teknologi dari 25 negara.

Melalui lokasi strategis seperti Hong Kong Science Park, InnoCentre, dan InnoParks di berbagai distrik, HKSTP fokus pada sektor seperti healthtech, AI, robotika, fintech, hingga kota pintar. Selain itu, Science Park Cabang Shenzhen turut memperkuat koneksi dengan Tiongkok daratan, menjadikan Hong Kong semakin kompetitif dalam peta inovasi dunia.

Penutup: Dari Panggung Kampus ke Panggung Dunia

Perjalanan Hong Kong Techathon+ dalam satu dekade ini bukan sekadar catatan kesuksesan sebuah acara. Ini adalah bukti bahwa dengan visi, kolaborasi lintas batas, dan keberanian para inovator muda, Hong Kong telah dan akan terus berdiri sebagai jantung inovasi Asia. Tempat di mana merancang dan mewujudkan mimpi-mimpi teknologi masa depan.