Kepri Bersholawat, Semangat Religius yang Mengakar dan Menguat di Tanah Gurindam

Kepri Bersholawat kembali menggema di Tanjungpinang. Gubernur Ansar Ahmad menegaskan komitmen menjadikan Kepri sebagai Provinsi Bersholawat dengan dukungan habib, tokoh nasional, dan ribuan jamaah.
Kepri Bersholawat kembali menggema di Tanjungpinang. Gubernur Ansar Ahmad menegaskan komitmen menjadikan Kepri sebagai Provinsi Bersholawat dengan dukungan habib, tokoh nasional, dan ribuan jamaah.

BATAMCLICK.COM: Kepri Bersholawat kembali menggema di Laman Gurindam XII, Tugu Sirih Tanjungpinang, saat ribuan masyarakat berkumpul memenuhi pusat kota. Dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekhidmatan itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan kembali komitmennya menjadikan Kepri sebagai provinsi yang identik dengan shalawat.

Deklarasi Kepri sebagai Provinsi Bershalawat

Di hadapan para habib, tokoh masyarakat, dan pimpinan lembaga negara, Gubernur Ansar menyampaikan bahwa Kepri kini resmi menyandang identitas sebagai “Provinsi Bershalawat”.

“Kita sudah menetapkan Kepri sebagai Provinsi Bershalawat. Kami berharap para habib dapat sering hadir di tengah-tengah masyarakat Kepri untuk menambah semangat cinta shalawat,” ujarnya.

Ia yakin aktivitas shalawat mampu memperkuat spiritualitas masyarakat dan membawa keberkahan dalam setiap langkah pembangunan.

Shalawat Sebagai Sumber Keberkahan dan Ketentraman

Gubernur Ansar mengajak masyarakat memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Dengan bershalawat, semoga kita diberikan keberkahan sehingga setiap pembangunan di Provinsi Kepri dapat berjalan lebih baik,” tambahnya.

Apresiasi Tokoh Nasional dan Ulama

Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang hadir dalam acara itu juga memuji atmosfer religius yang semakin kuat di Kepri. Menurutnya, Kepri kini dikenal bukan hanya karena capaian pembangunan, tetapi juga karena aktivitas keagamaannya yang hidup dan menyatukan masyarakat.

Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf turut mengungkapkan kekagumannya akan kecintaan masyarakat Kepri kepada shalawat. “Masyarakat Kepri ini beruntung. Kepri yang cinta shalawat insyaallah akan selalu bershalawat,” ujarnya.

Habib Syech juga menyoroti konsistensi Pemprov Kepri yang selalu memulai acara resmi dengan bacaan shalawat, sebagai bentuk komitmen menjaga nilai-nilai keislaman.

Momentum Keagamaan yang Terus Menguat

Melalui perhelatan Kepri Bersholawat, semangat religius masyarakat kembali menguat. Pemerintah dan para tokoh berharap kegiatan ini terus menegaskan identitas Kepri sebagai daerah yang harmonis, religius, dan berkomitmen menjaga kecintaan kepada Rasulullah SAW.