Nyinyiri Santri Penghafal Al Quran, Deddy Corbuzier dan Diaz Hendropriyono Diserbu Netizen

BATAMCLICK.COM: Deddy Corbuzier dan Diaz Hendropriyono, politisi yang sedang menjabat sebagai Staf Khusus Presiden, tengah menuai sorotan lantaran berkomentar soal video para santri penghafal Al Quran yang sedang antret vaksin.

Dalam sebuah video yang diunggah Diaz Hendropriyono, keduanya sama-sama berkomentar dengan nada keheranan mengenai para santri yang sedang menutup telinga.

Para santri tersebut sedang duduk dan mengantre vaksin sambil menutup telinga mereka. Dalam narasinya, disebutkan bahwa santri tersebut adalah para penghafal Al Quran yang menutup telinga karena mendengar suara musik yang dinyalakan di ruangan itu.

BACA JUGA:   TIM NASIONAL PANJAT TEBING PELATNAS OLYMPIADE 2024

Lewat video para santri menghafal Al Quran yang diunggah pada Senin (13/9/2021) itu Diaz berkomentar soal pendidikan yang salah.

“Sementara itu.. Kasihan dari kecil sudah diberikan pendidikan yang salah. There’s nothing wrong to have a bit of fun! [Nggak ada salahnya senang-senang sedikit -red]” tulis Diaz Hendropriyono sebagai caption.

Dari unggahan itu pula, Deddy Corbuzier turut nimbrung dan berkomentar.

“Mungkin mereka lagi pakai airpod. Terganggu.. ye kaann,” imbuh Deddy Corbuzier menambahi komentar untuk video para santri tersebut.

Kontan saja, unggahan dan komentar keduanya menuai sorotan dari para warganet.

BACA JUGA:   Ronaldinho: Neymar Memang Penerusku di Timnas Brasil

“Sebenarnya dalam konsep pendidikan itu tidak salah pak mungkin saudara-saudaraku itu menutup telinganya untuk menghindari musik supaya bisa terjaga hafalannya,” komentar @abudszar****.

“Kalo ga suka lebih baik diem mas..” imbuh @ria*.

“Respect Napa….kuping kuping sendiri tangan tangan sendiri Napa pada nyinyir…” ujar warganet lain yang menyayangkan komentar Diaz Hendopriyono dan Deddy Corbuzier tersebut.

“Jangan dihujat mereka cuma belom tau susahnya jaga hafalan :)” tulis nizar*.(syt)

sumber:suaracom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *