PWRI Kota Batam Hangatkan Pagi Hujan Lewat Senam dan Silaturahmi di Rumah Jefridin

Sekda Batam Jefridin Hamid
Sekda Batam Jefridin Hamid

Kebersamaan yang penuh canda tawa di tengah rintik hujan, jadi bukti bahwa masa purnabakti bukan akhir dari pengabdian—melainkan awal dari persahabatan yang terus tumbuh.

PWRI Kota Batam kembali menjalin kebersamaan lewat pertemuan rutin yang kali ini terasa lebih hangat dan akrab. Tak seperti biasanya, acara kali ini di kediaman Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd., di Jalan Sanur, Tiban I, Sekupang, pada Sabtu pagi meski hujan rintik hujan, 12 Juli 2025, tapi kehangatan tetap terbangun.

Namun, hujan tak menyurutkan semangat. Dengan langkah ringan dan semangat yang menyala, para anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Batam tetap antusias mengikuti senam sehat yang mengawali kegiatan. Melakukan gerakan demi gerakan dengan iringan musik ceria, penuh tawa dan kehangatan di bawah langit kelabu.

“Terima kasih sudah bersedia datang dan mengadakan pertemuan di rumah kami. Saya merasa bahagia karena pagi ini rumah kami benar-benar jadi rumah besar keluarga Pemerintah Kota Batam,” ujar Jefridin dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa meski telah purnabakti, para anggota PWRI tetap menjadi bagian penting dari perjalanan Batam. Mereka bukan hanya saksi sejarah, tapi juga sumber inspirasi dan sumbang pikir yang bermanfaat untuk kelanjutan pembangunan.

“Silaturahmi seperti ini penting. Karena meski sudah pensiun, saran dan masukan dari Bapak dan Ibu tetap kami perlukan,” ungkap Jefridin tulus.

Usai senam, melanjutkan acara dengan ramah tamah yang sederhana namun penuh makna. Hangatnya percakapan dan cerita-cerita lama membuat pagi yang basah oleh hujan itu terasa lebih bersinar.

Sebagai wujud kepedulian dan keberkahan dari pertemuan ini, panitia juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, menandakan bahwa PWRI Kota Batam tidak pernah berhenti berbagi kebaikan meski sudah tak lagi berseragam.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua PWRI Kota Batam Sadri Khairudin, serta sejumlah tokoh seperti Yusron Roni, Maaz Ismail, M. Syahir, dan Zarifriyadi.

Silaturahmi PWRI kali ini bukan sekadar pertemuan, tetapi sebuah bukti bahwa pengabdian tidak pernah benar-benar berhenti. Ia hanya berganti bentuk, dari tugas-tugas formal menjadi kebersamaan yang penuh kasih dalam ruang-ruang kekeluargaan.