Tangis Haru Warnai Perpisahan Anggota Satgas TMMD Dengan Warga Bulaksari

Cilacap – Setelah kegiatan TMMD Reguler Ke 115 TA. 2022 resmi ditutup, secara tidak langsung para Anggota Satgas TMMD harus kembali ke Satuannya. Mereka telah tuntas menjalankan misinya dalam membangun desa, baik secara fisik dan non fisik di desa Bulaksari. Walaupun berat, berpamitan dengan warga menjadi hal yang sangat dirasakan.

Bertempat di rumah Kepala Dusun Jakatawa Samino, Teknisi Lapangan Satgas TMMD Sertu Basuki beserta para Anggota Satgas TMMD lainnya, mereka semua berpamitan dengan warga Desa Bulaksari Kecamatan Bantarsari, Rabu (09/11/2022).

Di Hadapan seluruh masyarakat, Sertu Basuki secara pribadi dan mewakili seluruh Anggota Satgas TMMD memohon maaf apabila selama bersama didalam mengerjakan program TMMD, maupun dalam kehidupan sehari hari selama berada di Desa Bulaksari, ada perbuatan ataupun tutur kata yang baik disengaja maupun tidak disengaja telah melukai hati masyarakat.

BACA JUGA:   Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tamansari

“Kami semua mengucapkan banyak terimakasih, kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Bulaksari karena selama 30 hari kita bercengkrama bersama dan bergotong royong dalam membangun desa, banyak ikatan yang terjalin diantara kita, namun dalam kesempatan ini atas nama pribadi dan seluruh anggota Satgas, jika ada salah kata dan perbuatan,, kami meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya,”ungkapnya.

Kepada Anggota Satgas, Sertu Basuki juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya. Dia menitipkan salam kepada seluruh prajurit, agar jangan kapok ikut TMMD, karena hal itu menurutnya adalah ilmu sehingga  di kemudian hari mereka siap menghadapi tantangan. 

“Adanya TMMD ini ada ikatan batin yang tumbuh diantara kita TNI dan Warga, semoga tali silaturahmi yang sudah terjalin ini tetap dijaga,” Ungkasnya.

BACA JUGA:   Pra TMMD Akan Berakhir, Persiapan Pembukaan Mulai Dilakukan

Setelah berpamitan dan foto bersama, kepulangan Anggota Satgas pun disambut dengan tangis haru oleh banyak warga desa setempat. Bahkan momen isak tangis sempat mengiringi perjalanan kepulangan anggota TNI kembali ke Satuannya masing-masing.

Kadus Jakatawa Samino mewakili warga Desa Bulaksari mengungkapkan kesedihanya ketika para anggota Satgas TNI berpamitan pulang. Kebersamaan selama 39 hari, terasa begitu cepat karena Anggota TNI harus balik ke kesatuan masing-masing. 

“Atas nama Jakatawa dan Pemerintahan Desa Bulaksari, sebagai tempat kegiatan TMMD, mengucapkan banyak terima kasih tidak bisa memberikan apa apa, mudah mudahan apa yang sudah diberikan oleh Anggota TNI mendapatkan imbalan yang setimpal, Amin Ya Robbal’alamin,” Ungkap Samino.

BACA JUGA:   Dengan Pelatihan Rias Oleh Ibu Persit Nantinya Dapat Meningkatkan Keharmonisan Rumah Tangga

Kebersamaan yang terjalin selama ini, membuatnya kehilangan, untuk itu dia menambahkan, apabila anggota Satgas TMMD suatu saat melewati Bantarisari, dipersilahkannya untuk mampir karena pintu rumah warganya terbuka untuk anggota TNI. 

“Suasana kebersamaan setiap harinya itulah yang membuat kita semakin merasa kehilangan, semoga jalinan silaturahmi ini tetap terjaga,” imbuhnya.

(Urip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *