BATAMCLICK.COM – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus menarik perhatian wisatawan mancanegara (wisman) dengan peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan turis asing selama Mei 2024. Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri mencatat, sebanyak 123.322 wisman mengunjungi Kepri pada bulan tersebut, mengalami lonjakan 20,83 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dibandingkan dengan Mei 2023, angka ini juga naik sebesar 25,12 persen.
Menurut Kepala BPS Kepri, Darwis Sitorus, wisatawan asal Singapura mendominasi kunjungan dengan kontribusi sebesar 48,52 persen dari total wisman yang datang pada Mei 2024. Peningkatan jumlah kunjungan ini juga beriringan dengan peningkatan tingkat hunian hotel berbintang di Kepri.

“Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Mei 2024 mencapai rata-rata 56,21 persen, naik 4,58 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 51,63 persen,” kata Darwis. Meskipun demikian, rata-rata lama menginap tamu asing dan domestik sedikit menurun menjadi 1,92 hari, turun 0,25 poin dibandingkan April 2024.
Peningkatan jumlah kunjungan ini menjadi angin segar bagi pariwisata Kepri, khususnya Batam, yang sebelumnya sempat terdampak oleh isu kartel tiket, polemik tarif tiket feri, dan keluhan terkait Visa on Arrival (VoA).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan bahwa pemerintah pusat tengah merespons keluhan ini dengan mempersiapkan regulasi baru yang akan memudahkan kunjungan wisman ke Kepri.
Sandiaga menyebut, regulasi yang akan segera difinalisasi melalui Peraturan Presiden (Perpres) ini bertujuan untuk membebaskan atau memperlonggar aturan kunjungan wisatawan, terutama bagi ekspatriat yang tinggal di Singapura dan wisatawan yang datang ke Kepri.

“Kami berharap regulasi baru ini bisa segera difinalisasi oleh Presiden Joko Widodo dan membawa dampak positif bagi pariwisata Kepri,” ujar Sandiaga.
Mengenai target 3 juta kunjungan wisman yang sebelumnya ditetapkan, Sandiaga menyatakan kemungkinan akan menyesuaikan target tersebut hingga 30-40 persen di bawah target awal, berdasarkan situasi terkini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Gutur Sakti menyambut baik wacana Menparekraf, Sandiaga yang akan menurunkan target kunjungan wisata ke Kepri.
“Alhamdulillah, wacana tersebut tentu kita sambut baik dan bukan berarti spirit kita untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke KPeri jadi melemah, justru ini membuat kita tambah bersemangat,” ungkap Guntur.
Guntur menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan para pelaku wisata, agar terus meningkatkan kualitas pelayanan, standar mutu dan hal lainnya yang mempu membuat para wisatawan betah berada di Kepri dan ingin datang kembai,” tutup Guntur.(Advertorial)








