Batamclick.com, NATUNA — Otoritas Jasa Keuangan [OJK] Kepulauan Riau memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Natuna melalui program GENCARKAN 2026. Hingga Juli 2026, program tersebut telah menjangkau 2.500 peserta melalui 32 kegiatan edukasi.
Kepala OJK Kepri, Bpk/Ibu, mengatakan capaian tersebut menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan.[Nama]
“Melalui GENCARKAN 2026, kami hadir langsung ke Natuna untuk memberikan edukasi. Tujuannya agar masyarakat bisa mengelola keuangan dengan bijak dan terhindar dari pinjaman ilegal serta investasi bodong,” ujarnya, Senin (8/9/2026).
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan [SNLIK] 2025, indeks inklusi keuangan Provinsi Kepri tercatat 98,43 persen. Sementara indeks literasi keuangan mencapai 78,29 persen. Kedua angka tersebut melampaui rata-rata nasional.
OJK Kepri menjelaskan, kegiatan edukasi dilakukan dengan menggandeng pemerintah daerah, lembaga pendidikan, pelaku UMKM, dan komunitas di Natuna. Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan keuangan pribadi, pengenalan produk perbankan, asuransi, hingga investasi legal.
Ke depan, OJK Kepri akan terus memperluas jangkauan edukasi ke wilayah 3T [Tertinggal, Terdepan, dan Terluar] agar inklusi keuangan di Kepri merata.










