MoU KONI dan BPJS , Sony Suharsono: Atlet, Panitia dan Official Perlu Mendapatkan Perlindungan Penuh

Batamclick.com, KONI Kepri melalui PB Porprov akan berkoordinasi dengan KONI kabupaten/kota terkait pentingnya atlet mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Saat ini ada “ sekitar 3000, panitia, atlet, perangkat pertandingan, dan oficial yang akan berkegiatan selama Porprov V Kepri di Bintan .

KONI sendiri telah melakukan penandatanganan MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sony Suharsono mengatakan dengan membayar premi yang berlaku selama 3 bulan dari mulai pendaftaran bila mengalami insiden cedera akan mendapatkan perawatan hingga mereka sembuh tanpa ada batas plafon biaya.

Ini sama dengan peserta sektor formal dan informal, para atlet panitia pun perlu mendapatkan perlindungan secara penuh sampai sembuh tanpa ada plafon biaya,” ujar Sony.

BACA JUGA:   Pelaksanaan Shalat Ied Berjamaah di Bintan Lihat Perkembangan Kasus Covid-19

Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan/BPJAMSOSTEK dan membayar premi per orang sebesar Rp16.800 pe rbulan, maka sudah bisa mendapatkan jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKm).

“Bagi peserta yang meninggal, maka anak yang ditinggalkan berhak mendapatkan beasiswa dari TK hingga perguruan tinggi dan ditanggung hingga dua orang tua,” jelas Sony.

Ketua Bidang Kesehatan PB Porprov Syawaludin menambahkan, bahwa KONI Kepri sudah beberapa kali event selalu bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan. “Baik Porprov 2018 Tanjungpinang, PON Papua 2021, dan kegiatan lainnya,” paparnya.

“Alhamdulillah semua lancar dan dari BPJS (Jamsostek) lancar dan di tangani dengan baik dan selama ini belum pernah ada penanganan yang serius,” ujar Syawaludin.

BACA JUGA:   CCTv Kominfo Batam Rekam Oknum yang Sengaja Matikan PJU Sei Ladi

Hadir dalam penandatanganan Ketua Umum KONI Kepri Usep RS, Kabid Organisasi dr Suyono dan Syawal dari pembinaan atlis yang dari BPJS Ketenagakerjaan Batam Sony Suharsono.