NATUNA – Bupati Natuna, Cen Sui Lan, memanfaatkan kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI ke sejumlah objek pertahanan di Kabupaten Natuna, untuk menyampaikan berbagai persoalan strategis yang masih dihadapi daerah perbatasan kamis, (02/07/2026).
Salah satu isu utama yang disoroti adalah tingginya biaya transportasi dan logistik yang dinilai menghambat percepatan pembangunan serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Di hadapan Menko Polkam RI, Bupati menjelaskan bahwa mahalnya biaya transportasi berdampak langsung terhadap harga kebutuhan pokok, distribusi barang, biaya produksi, hingga menurunnya minat investasi di Natuna. Kondisi tersebut pada akhirnya turut memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Bupati, persoalan aksesibilitas menjadi tantangan utama yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Ia meyakini, apabila hambatan transportasi dapat diatasi, potensi besar yang dimiliki Natuna akan berkembang lebih optimal dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan nasional.
Pada kesempatan itu, Cen Sui Lan juga mengapresiasi kunjungan Menko Polkam ke Natuna. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat di wilayah perbatasan merupakan wujud nyata perhatian terhadap daerah terluar sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Bupati berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan pembangunan kawasan perbatasan. Dengan dukungan tersebut, Natuna diharapkan semakin maju, memiliki daya saing yang lebih kuat, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Dy)









