Jaga Kemampuan Menembak Prajurit Kodim Cilacap, Latbakjatri Dilaksanakan

Cilacap – Menjadi tanggung jawab satuan dalam membina dan melatih prajurit guna menjaga serta memelihara kemampuan perorangan prajurit khususnya dalam hal kemampuan menembak agar terus terasah dengan baik, untuk mencapai tujuan itu maka perlu adanya latihan yang terprogram secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.

Kodim 0703 Cilacap sebagai Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) di wilayah Kabupaten Cilacap yang memiliki prajurit yang tersebar di wilayah binaan sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa). Kodim berupaya menjaga kemampuan para prajuritnya dalam menembak senjata ringan sebagai sebuah tuntutan yang wajib dimiliki oleh prajurit profesional dan terlatih.

Para prajurit di Komando Kewilayahan merupakan para prajurit yang notabene telah melewati masa kedinasan di berbagai Satuan Tempur (Satpur) maupun Satuan Banpur, baik berasal dari Pasukan Khusus maupun pasukan biasa yang sudah memiliki kemampuan bahkan berkualifikasi mahir menembak.

BACA JUGA:   Sebanyak 16 Unit Rumah Warga Desa Tamansari Menjadi Sasaran Fisik Rehab Rumah Pada Progam TMMD ke-111 Kodim 0718/Pati

Guna menjaga kemampuan dasar ini maka Kodim 0703 Cilacap menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Program Kerja Triwulan I Tahun 2023, yang dilaksanakan selama dua hari mulai Rabu – Kamis, (1-2/03), bertempat di Lapang Tembak Kodim 0703 Cilacap di Desa Welahan, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.

Bertindak selaku Komandan Latihan (Danlat) Kapten Cba Gunawan Sasmita, SH dan Wadanlat Kapten Cba M. Isa Saefudin serta Koordinator Materi (Koormat) Menembak Senapan Kapten Inf Agus Wantoro. Kegiatan diikuti oleh para Tim pendukung, Tim Asnik, Tim Kesehatan dan pelaku yang terdiri dari para Prajurit jajaran Kodim 0703/Cilacap yang dibagi dalam dua gelombang.

BACA JUGA:   TMMD Wujud Operasi Bhakti TNI Pada Negeri

Dalam arahannya, Komandan Latihan (Danlat) Kapten Cba Gunawan Sasmita, SH mengatakan bahwa Latihan Menembak merupakan latihan yang rutin dilakukan setiap triwulan, namun demikian latihan tidak boleh asal jalan tetapi harus dilaksanakan dengan benar sesuai prosedur dan mekanisme yang dituangkan dalam RGB Latbakjatri.

“Guna mendukung keberhasilan latihan maka harus ada kerjasama yang baik antara Koordinator, pendukung dan pelaku latihan. Bersikaplah secara profesional dan proporsional sesuai tupoksi masing masing. Bagi pelaku patuhi segala aturan atau prosedur selama latihan menembak,”katanya.

Lebih lanjut, ditegaskan dalam semua latihan, keamanan merupakan faktor yang paling utama, maka setiap perorangan harus bertanggung jawab atas keamanan baik personel maupun materil. 

BACA JUGA:   Dengan Penuh Kerelaan Hati dan Suka Cita Kami Melakukan Ini Semua

“Jaga faktor keamanan baik personel maupun materil, berlatihlah dengan serius dan laksanakan dengan senang hati. Kami berharap semua prajurit dapat mengikuti latihan ini, sehingga kemampuan menembaknya bisa terus terjaga dan terpelihara dengan baik. Ini akan sangat berguna, karena menembak adalah kemampuan wajib bagi setiap prajurit TNI AD,” tegasnya.

(Oke)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *