Pemkab Bintan percepat transformasi digital satukan layanan publik

Batamclick.com,
Pemerintah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meluncurkan portal Bintan Satu Akses (BISA) sebagai langkah mempercepat transformasi digital sekaligus menyatukan layanan publik berbasis data.

Bupati Bintan Roby Kurniawan dalam peluncuran portal Bisa di Aula Kantor Bupati Bintan, Kamis, mengatakan penerapan teknologi harus menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat melalui pelayanan yang lebih sederhana, responsif, dan saling terhubung.

“Digitalisasi tidak hanya dimaknai dengan membuat aplikasi, tapi yang lebih penting bagaimana teknologi mampu menyelesaikan masalah, menghubungkan layanan, memperbaiki tata kelola, serta membantu pemerintah mengambil keputusan yang lebih baik,” kata Roby.

Ia juga menyoroti peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bintan sebagai Government Chief Integration Officer (GCIO) yang bertugas mengoordinasikan keterpaduan sistem informasi serta layanan digital di lingkungan pemerintah daerah. Upaya itu juga diperkuat melalui peningkatan kualitas data daerah bersama BPS Bintan.

Selain itu, kata dia, Pemkab Bintan sudah mulai mengadopsi sandi data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) guna meningkatkan perlindungan informasi, sehingga menjadi wilayah pertama di Kepri yang menerapkannya.

Roby turut mengajak seluruh perangkat daerah berperan aktif dalam pelaksanaan portal BISA melalui penyediaan data yang akurat serta sinergi antarlembaga agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

“Ukuran keberhasilannya adalah apakah masyarakat semakin mudah mendapatkan layanan dan apakah pemerintah semakin tepat dalam mengambil keputusan berbasis data,” katanya.

Portal Bintan Satu Akses diinisiasi oleh Kepala Diskominfk Bintan Didi Kurniadi yang saat ini sedang mengikuti PKN Tingkat II Angkatan I BPSDM Kemendagri Tahun 2026.

Aplikasi BISA dikembangkan untuk menjawab tantangan berbagai sistem dan aplikasi perangkat daerah yang selama ini beroperasi secara terpisah.

Dia mengatakan portal tersebut tidak hanya menjadi gerbang layanan digital, tetapi juga pondasi dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis data yang terintegrasi.

“Melalui platform ini, seluruh perangkat daerah dapat saling terhubung dalam satu ekosistem digital sehingga proses pelayanan, pengelolaan data, hingga pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan efisien,” ujar Didi.

Didi menambahkan peluncuran portal BISA menjadi wujud komitmen seluruh perangkat daerah dalam memperkuat pengelolaan data serta mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di wilayah Bintan.

Sumber, Antara