Budidaya Udang Vaname Kepri Jadi Magnet Investasi, DPR Soroti Potensi Besar Ekonomi Pesisir

Budidaya udang vaname Kepri dinilai berpotensi besar jadi motor investasi. DPR RI dorong pengembangan sektor ini untuk tingkatkan ekonomi dan lapangan kerja.
Budidaya udang vaname Kepri dinilai berpotensi besar jadi motor investasi. DPR RI dorong pengembangan sektor ini untuk tingkatkan ekonomi dan lapangan kerja.

BATAMCLICK.COM: Budidaya udang vaname Kepri kini mencuri perhatian sebagai salah satu sektor unggulan yang berpotensi menjadi motor penggerak investasi daerah. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menilai komoditas ini memiliki daya tarik kuat, baik dari sisi produktivitas maupun peluang pasar global.

Ia menyampaikan hal tersebut usai memimpin kunjungan kerja Komisi IX DPR RI ke tambak udang vaname di Pulau Dompak. Menurutnya, udang vaname mampu memberikan margin keuntungan tinggi dengan permintaan ekspor yang terus meningkat.

Produktivitas Tinggi dan Teknologi Modern

Nihayatul menjelaskan bahwa investasi di sektor budidaya udang vaname semakin menjanjikan seiring penerapan teknologi modern. Skema seperti shrimp estate dan sistem budidaya intensif mampu meningkatkan hasil produksi secara signifikan.

Dengan pendekatan ini, pelaku usaha dapat mempercepat pertumbuhan bisnis sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah. Oleh karena itu, sektor ini dinilai sangat potensial untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Dorong Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi

Lebih lanjut, Komisi IX DPR RI mendorong pengembangan budidaya perikanan, khususnya udang vaname, karena dinilai mampu menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

Sebagai komisi yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, Nihayatul juga menekankan pentingnya perlindungan tenaga kerja di sektor ini. Ia menilai aspek keselamatan kerja, standar kesehatan, serta jaminan sosial harus berjalan seiring dengan pertumbuhan industri.

“Pengawasan ini penting untuk memastikan potensi ekonomi daerah dapat berkembang dengan dukungan kebijakan yang tepat,” ujarnya.

Dukungan Pemerintah Jadi Kunci

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, mengapresiasi perhatian Komisi IX DPR RI terhadap sektor perikanan budidaya.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat terus diperkuat agar potensi besar yang dimiliki Kepri dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Menurut Luki, Kepri memiliki potensi perikanan mencapai 1,1 juta ton per tahun yang masih bisa dikembangkan lebih optimal.

Komoditas Strategis untuk Ekspor Nasional

Di sektor budidaya, udang vaname menjadi komoditas unggulan dengan nilai ekonomi tinggi. Selain memiliki pertumbuhan cepat dan produktivitas tinggi, komoditas ini juga berperan penting dalam mendukung target peningkatan ekspor nasional.

Target tersebut didorong oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan yang menargetkan peningkatan ekspor udang hingga 250 persen.

Dengan demikian, pengembangan udang vaname tidak hanya berdampak lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

Kepri Punya Keunggulan Geografis Strategis

Secara geografis, Kepri memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia. Kondisi ini memberikan keuntungan besar dalam distribusi dan ekspor hasil perikanan.

Kedekatan dengan pasar internasional membuat Kepri memiliki peluang lebih besar untuk berkembang sebagai pusat budidaya sekaligus ekspor hasil laut.

Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan

Luki menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen membuka ruang kolaborasi dengan DPR RI dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya, untuk mendorong kebijakan yang mendukung investasi berkualitas, perlindungan tenaga kerja, dan pengembangan industri perikanan yang berkelanjutan.

Dengan sinergi yang kuat, sektor kelautan dan perikanan diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi daerah, khususnya bagi masyarakat pesisir di Kepri.

Momentum Bangkitnya Ekonomi Pesisir

Dengan potensi besar, dukungan teknologi, serta pasar ekspor yang terus terbuka, budidaya udang vaname kini menjadi momentum kebangkitan ekonomi pesisir di Kepulauan Riau.

Jika dikelola secara optimal dan berkelanjutan, sektor ini tidak hanya menjanjikan keuntungan, tetapi juga membawa dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.