BATAMCLICK.COM: Jamaah haji Kepri diingatkan jaga kesehatan saat menjalankan ibadah di Tanah Suci, terutama karena kondisi cuaca yang ekstrem dan berubah-ubah. Pesan ini disampaikan langsung oleh Ansar Ahmad saat melepas keberangkatan kloter pertama embarkasi Batam di Batam.
Ia menegaskan bahwa jamaah harus memperbanyak konsumsi air putih agar tetap bugar dan mampu mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji dengan optimal.
Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Utama
Menurut Ansar Ahmad, kondisi cuaca di Tanah Suci sangat fluktuatif dan cenderung ekstrem. Oleh karena itu, jamaah harus menjaga stamina sejak awal keberangkatan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bagian dari kesiapan menjalankan ibadah dengan khusyuk dan lancar.
Solidaritas Antarjamaah Sangat Ditekankan
Lebih jauh, Ansar Ahmad menekankan pentingnya kepedulian antarjamaah. Ia mengajak jamaah yang lebih muda untuk memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.
Menurutnya, sikap saling membantu akan menciptakan suasana kebersamaan sekaligus menjadi ladang amal selama menjalankan ibadah haji.
Petugas Diminta Berikan Layanan Terbaik
Selain jamaah, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada peran petugas haji. Ansar Ahmad meminta seluruh petugas untuk memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan kelancaran ibadah.
Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang penuh makna dan emosi bagi setiap jamaah.
Kloter 1 Berangkat Lengkap dari Batam
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kepri, Muhammad Syafii, menyampaikan bahwa Kloter 1 terdiri dari 441 calon haji dan empat petugas, sehingga total berjumlah 445 orang.
Ia memastikan seluruh jamaah berangkat dalam kondisi lengkap, sekaligus berharap mereka dapat kembali ke tanah air dengan selamat.
Jamaah tersebut berasal dari berbagai daerah, yakni Batam sebanyak 225 orang, Tanjungpinang 145 orang, Bintan 44 orang, serta Lingga 27 orang.
Rentang Usia dan Fasilitas Jamaah
Dalam kloter ini, jamaah tertua berusia 83 tahun, sedangkan yang termuda berusia 18 tahun. Selama berada di Madinah, jamaah akan menempati Hotel Taibah Front, sementara di Makkah mereka akan menginap di Safa Al Murjan.
Fasilitas tersebut disiapkan guna mendukung kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah.
Embarkasi Batam Berangkatkan Ribuan Jamaah
Secara keseluruhan, embarkasi Batam tahun ini akan memberangkatkan 10.945 orang yang terdiri dari 10.845 jamaah dan 100 petugas. Mereka terbagi dalam 25 kelompok terbang (kloter) yang berasal dari Kepulauan Riau, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.
Dengan jumlah yang besar tersebut, koordinasi dan kesiapan seluruh pihak menjadi kunci utama agar seluruh proses ibadah haji berjalan lancar, aman, dan penuh makna.









