Khatam Al Quran menjadi penutup penuh makna dalam rangkaian Wonderfood & Art Ramadhan #7 yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam. Setelah dua pekan menghadirkan semarak kuliner, seni budaya, dan promosi UMKM, Disbudpar Batam menutup agenda tersebut dengan khataman Al Quran di Taman Dang Anom, Minggu (1/3/2026).
Suasana khidmat menyelimuti ruang terbuka publik itu. Para pegawai Disbudpar duduk berbaris, melantunkan ayat suci Al Quran hingga tuntas. Momentum ini menghadirkan keseimbangan antara geliat ekonomi dan penguatan spiritual.
Komitmen Jaga Nilai Spiritual
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menegaskan bahwa kegiatan khataman ini telah memasuki pelaksanaan keempat sebagai bagian dari agenda Wonderfood & Art Ramadhan.
“Alhamdulillah, khataman ini sudah yang keempat kalinya kami laksanakan. Kami berkomitmen menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bernilai hiburan dan ekonomi, tetapi juga memperkuat nilai spiritual di lingkungan kerja dan di tengah masyarakat,” ujar Ardiwinata.
Ia juga menegaskan bahwa Khatam Al Quran merupakan tradisi Melayu yang sarat makna.
“Khatam Al Quran merupakan tradisi orang Melayu dan berpotensi menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kota Batam,” tambahnya.
Kekompakan Internal dan Energi Positif
Seluruh peserta khataman merupakan pegawai di lingkungan Disbudpar Kota Batam. Ardiwinata bahkan memimpin langsung jalannya khataman hingga selesai. Kebersamaan tersebut memperlihatkan kekompakan internal sekaligus semangat kolektif dalam mengisi bulan suci Ramadan.
Wonderfood & Art Ramadhan #7 sendiri menjadi agenda unggulan tahunan yang memadukan bazar kuliner, pertunjukan seni budaya, serta ruang promosi bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal. Taman Dang Anom dinilai strategis karena terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan ditutupnya kegiatan melalui Khatam Al Quran, Ardiwinata berharap keberkahan Ramadan terus terjaga dan mampu menjadi energi positif dalam pengembangan sektor pariwisata serta kebudayaan Kota Batam.









