Tingkatkan PAD dan Layanan, Pemko Batam Berikan Atribut Lengkap kepada 593 Juru Parkir

BATAMCLICK.COM: Pemerintah Kota (Pemko Batam) melalui Dinas Perhubungan secara resmi menyerahkan perlengkapan tugas kepada 593 juru parkir terregistrasi di Kota Batam. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya perbaikan tata kelola parkir dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Fasilitasi Juru Parkir dan Dukungan Hinterland

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa pemberian atribut ini mencakup 593 titik parkir yang telah terdata secara resmi. Setiap juru parkir menerima satu set perlengkapan lengkap yang terdiri dari rompi, sepatu, tas pinggang, topi, payung, hingga peluit.

“Agenda ini membuat kami semangat karena dihadiri langsung oleh Bapak Walikota, dan unsur Forkopimda. Selain itu, atas arahan pimpinan, kami juga menyerahkan 4 unit bus sekolah baru untuk wilayah hinterland Galang guna menggantikan armada lama yang sudah tidak layak. Operasional bus ini gratis bagi anak sekolah karena ditanggung sepenuhnya oleh APBD,” ujar Leo Putra.

Lonjakan PAD Parkir Tahun 2025

Dalam laporannya, Leo mengungkapkan capaian positif terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir.

Hingga 29 Desember 2025, pendapatan telah menyentuh angka Rp15 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp11,2 miliar.

“Alhamdulillah, target tahun 2025 ini mencapai angka 75%. Ke depan, kami akan membentuk tim khusus bersama Forkopimda untuk melakukan verifikasi dan validasi titik parkir di seluruh Batam agar memiliki database yang kuat dan valid,” tambahnya.

Arahan Wali Kota: Jaga Integritas dan Murah Senyum

Walikota Batam, Amsakar Achmad, menyambut baik lompatan pendapatan tersebut, namun ia menekankan bahwa yang terpenting adalah kualitas pelayanan di lapangan. Ia meminta para juru parkir untuk menjadi ujung tombak yang ramah bagi warga maupun wisatawan.

“Layani masyarakat dengan senyum dan ramah. Jangan sampai ada lagi keluhan di lapangan. Dengan identitas dan rompi baru ini, masyarakat lebih mudah mengenali juru parkir resmi. Maka dari itu, jaga integritas, jangan ada pungutan di luar ketentuan,” tegas Amsakar.

Walikota juga menitipkan pesan kepada Kadishub untuk terus melakukan evaluasi berkala dan meminimalisir potensi kebocoran pendapatan.

“Kita ingin Batam tertib dan nyaman bagi siapa saja. Jika kita disiplin dan jujur dalam mengelola potensi yang besar ini, saya yakin angka PAD kita bisa jauh lebih tinggi lagi,” tutupnya.(bos)