Masih Banyak Warga Buang Sampah ke Laut

BATAMCLICK.COM, Tingkat kesadaran masyarakat tepi laut atau pesisir di Tanjungpinang untuk tidak membuang sampah ke laut masih rendah. Hal ini dibuktikan sebagian besar sampah di laut merupakan sampah dari rumah tangga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang, Riono mengatakan saat ini tingkat kesadaran masyarakat yang tinggal di pesisir atau tepi laut untuk tidak membuang sampah ke laut bisa dikatakan masih kurang, karena sampah di laut kebanyakan sampah rumah tangga dan ada juga dari pasar.

“Sebagian kesadarannya masih kurang, mudah-mudahan dengan sosialisasi yang dilakukan setiap hari masyarakat yang sadar juga bertambah,” kata Riono, Senin (29/11).

BACA JUGA:   Pasokan Banyak, Harga Cabai Mulai Turun

Dijelaskan Riono, setiap hari sebanyak 20 orang petugas dari DLH Kota Tanjungpinang menggunakan empat armada selalu membersihkan sampah di tepi laut, namun itu belum maksimal karena jumlah petugas yang berkerja itu masih terbilang sedikit.

“Kurang maksimal juga, mereka hanya membersihkan sampah yang terdampar di tepi pantai dan sampah yang terapung menggunakan alat sederhana,” ujarnya.

Bahkan, untuk membersihkan sampah yang cukup jauh harus berpacu dengan arus, saat angin musim selatan maka sampah akan terbawa ke arah senggarang dan saat angin musim utara sampah akan terbawa ke pelantar-pelantar.

BACA JUGA:   Basri Kepri Minta Pemerintahan Dan Polri Tutup Sementara Hiburan Malam Dan Judi

Ia menambahkan pembersihan laut dari sampah tidak akan berhasil jika warga masih membuang sampah ke laut. Seharusnya warga pesisir sudah membiasakan diri untuk berprilaku hidup bersih dengan cara tidak membuang sampah ke laut.

“Harus ada perilaku hidup bersih, laut itukan bukan tempat sampah,” sebut Riono.

Sampah di laut itu, Riono menambahkan kebanyakan adalah sampah plastik, sehingga pihaknya meminta masyarakat membentuk bank sampah, melakukan pemilahan sampah, kalau yang tidak bisa dipilah baru dibuang ke tempat pembuangan akhir. 

Sumber: BATAMPOS