Batamclick.com,
Bedug dan takbir yang berkumandang sebagai penanda hari nan fitri mungkin masih terngiang di telinga. Namun kini, masyarakat yang sempat pulang kampung mulai bersiap kembali ke kota perantauan untuk kembali menjalani rutinitas.
Setelah lebih dari sepekan menikmati libur Lebaran, sebagian pemudik telah tiba di Jakarta, sementara lainnya masih dalam perjalanan menuju ibu kota, tempat mereka kembali mencari nafkah.
Berikut sejumlah laporan mengenai arus balik dari berbagai wilayah di Indonesia menjelang berakhirnya masa libur Lebaran 2026 pada Jumat (27/3).
Guna mendukung kelancaran telekomunikasi serta menjaga stabilitas trafik sinyal dan frekuensi radio, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo melakukan pengecekan langsung saat puncak arus balik pada Jumat malam di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.
Pergerakan para pemilir
Untuk mendukung kelancaran arus balik, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow di ruas Tol Jakarta–Cikampek atas diskresi kepolisian, tepatnya di KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta sejak pukul 08.49 WIB.
Selain itu, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri juga menerapkan rekayasa lalu lintas one way tahap dua presisi dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama pada pukul 10.23 WIB. Dengan demikian, setidaknya dua skema rekayasa lalu lintas diberlakukan pada Jumat pagi guna mengurai kepadatan kendaraan.
Arus balik kemarin mencatat sekitar 2,3 juta kendaraan telah memasuki Jakarta hingga pukul 06.00 WIB, berdasarkan data PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Sementara itu, arus kendaraan menuju Jakarta yang keluar dari Kota Semarang melalui Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah, pada Jumat sore masih berada di kisaran 3.000 kendaraan per jam. Gerbang tol yang berada di perbatasan Kota Semarang dan Kabupaten Kendal tersebut mencatat peningkatan trafik secara bertahap.
Berdasarkan data Pos Pengamanan GT Kalikangkung, jumlah kendaraan yang keluar dari Semarang pada pukul 06.00 WIB sebanyak 1.298 kendaraan. Angka tersebut meningkat menjadi 1.889 kendaraan pada pukul 07.00–08.00 WIB dan 2.617 kendaraan pada pukul 08.00–09.00 WIB.
Dari sektor transportasi kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop I Jakarta mencatat kedatangan penumpang di berbagai stasiun wilayah operasionalnya mencapai 51.975 orang per 27 Maret 2026 pukul 09.00 WIB.
PT KAI Daop 3 Cirebon juga mengantisipasi gelombang kedua arus balik yang diprediksi terjadi pada 28–30 Maret 2026, seiring dimulainya kembali kegiatan sekolah pada 30 Maret.
Pada H+6 Lebaran, jumlah pemilir yang tiba di Stasiun Pasar Senen mencapai 18.745 penumpang, menjadi yang tertinggi di wilayah Daop I Jakarta, disusul Stasiun Gambir.
Sementara itu, PT KAI Daop 8 memproyeksikan jumlah penumpang arus balik pada Jumat mencapai 47.958 orang, terdiri atas 27.641 penumpang datang dan 20.317 penumpang berangkat. Tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi yakni Surabaya Gubeng sebanyak 13.998 penumpang, Surabaya Pasar Turi 13.580 penumpang, serta Stasiun Malang 7.536 penumpang.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) juga mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan kereta cepat sebagai moda transportasi antarkota. General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyebut tingginya angka penjualan tiket mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan tersebut.
Di sektor transportasi darat, Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, mencatat kedatangan 2.815 pemilir dengan 470 bus hingga Jumat pukul 12.00 WIB. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan meningkat seiring mendekati akhir masa libur.
Para pemilir menilai transportasi bus tetap nyaman dan kompetitif dibanding moda lain, meski perjalanan kerap terkendala kemacetan di sejumlah titik.
Terminal Kampung Rambutan pada Jumat siang mencatat 1.665 penumpang tiba menggunakan 83 bus AKAP pada periode pukul 06.00–14.00 WIB. Sementara jumlah keberangkatan tercatat 487 penumpang dengan 74 bus. Secara akumulatif, terminal tersebut telah melayani 22.508 penumpang AKAP sejak H+1 hingga H+6 Lebaran 2026.
Di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, jumlah kedatangan penumpang mulai melandai dengan 1.305 penumpang tercatat tiba hingga pukul 18.00 WIB, menurun dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 1.750 penumpang. Meski demikian, peningkatan kembali diproyeksikan terjadi pada akhir pekan seiring berakhirnya masa libur.
Di wilayah Kepulauan Riau, Bandara Internasional Batam mencatat arus balik tertinggi sepanjang periode posko Lebaran tahun ini dengan jumlah penumpang mencapai 18.897 orang.
Selain jalur darat dan udara, arus balik juga terjadi melalui transportasi laut. PT Pelni mencatat kedatangan 826 penumpang KM Dobonsolo dari Makassar serta 1.318 penumpang KM Bukit Raya dari Midai, Kabupaten Kepulauan Natuna, yang sandar di Pelabuhan Tanjung Priok pada pukul 08.00 dan 10.00 WIB.
PT Pelni memproyeksikan jumlah penumpang angkutan Lebaran tahun ini meningkat sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda menyebutkan, pada periode 16 Maret–17 April 2025 jumlah penumpang di Cabang Jakarta mencapai 23.549 orang. Sementara periode 6 Maret–6 April 2026 telah mencatat 23.768 penumpang, dengan delapan pelayaran tersisa hingga akhir masa angkutan Lebaran.
Wisata libur Lebaran
Di sektor pariwisata, kunjungan ke Telaga Sarangan di Kecamatan Plaosan, Magetan, Jawa Timur, selama periode 18–25 Maret 2026 mencapai 69.773 wisatawan. Puncak kunjungan terjadi pada 24 Maret dengan jumlah 19.016 orang, menjadikan libur Lebaran sebagai salah satu musim kunjungan tertinggi di destinasi tersebut.
Di Jakarta, kawasan wisata Ancol juga menjadi pilihan utama masyarakat. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk mencatat total 266.668 pengunjung selama periode libur dan cuti Idul Fitri 1447 Hijriah, yakni sejak 21 hingga 26 Maret 2026.
Lebaran tak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga keberkahan ekonomi bagi masyarakat. Salah satunya dirasakan para penjual lamang bambu atau lemang hitam di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Pengelola Rumah Produksi Kelompok Tani Muaro Danau Diatas, Sisri Parida, menyebut penjualan lemang selama Lebaran mencapai lebih dari 3.000 batang. Permintaan meningkat signifikan dari rata-rata 40–60 batang per hari menjadi 200–400 batang per hari, seiring tingginya kebutuhan masyarakat akan hidangan tradisional berbahan beras hitam dalam tradisi keluarga Minangkabau.
Sumber, Antara








