Pantai Kemiren Tergerus Abrasi, Ini Upaya Babinsa

Cilacap – Ombak besar telah mengakibatkan penggerusan tanggul dan beberapa pohon cemara tumbang di sepanjang Pantai Kemiren, Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan. Kejadian itu telah menyebabkan abrasi sejauh 5-10 meter dari bibir Pantai Kemiren, yang juga merusak tanggul tanggul dan pohon pohon di kawasan tersebut.

Terkait hal itu, sebagai upaya dini mengatasi abrasi, Babinsa Kelurahan Tegalkamulyan Koramil 01/Cilacap Sertu Isminanto dan Bintara Otsus Serda Ikbal Hobrow  bersama BPBD, BNPB dan unsur terkait lainya melaksanakan uji coba  pembuatan Tanggul Darurat di Pesisir Pantai Kemiren Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Sabtu (25/9).

BACA JUGA:   Upaya Perawatan Warga Desa Tamansari Melakukan Penambahan Tanah Pada Samping Kanan Kiri Rabat Beton

Turut mendukung kegiatan tersebut antara lain perwakilan BPBD Kabupaten Cilacap Drs. Wijonardi, M.Si beserta anggota, BNPB Cilacap, anggota Mitra Bina Wijaya Cilacap dan FPRB (Forum Pengurangan Resiko Bencana) Cilacap.

Dalam kesempatan itu, Babinsa Tegalkamulyan Sertu Isminanto menuturkan secara teknis, sesuai kapasitasnya BNPB Cilacap telah bekerjasama dengan Mitra Bina Wijaya dan FPRB untuk membantu penanganan abrasi di Pantai Kemiren. 

“Upaya tersebut dilakukan dengan uji coba pembuatan tanggul Darurat yang terbuat dari  kandi dan Bronjong dari serabut kelapa yang diisi pasir kemudian dipasang di Pantai Kemiren. Rencana kedepan akan dipasang 300 Bronjong dari srabut kelapa di sepanjang pantai dan untuk kegiatan hari ini sebagai percobaan atau uji coba, untuk melihat seberapa efektif material dalam menahan laju ombak,” tutur Babinsa

BACA JUGA:   Selain Jago Menembak, Anggota Satgas TMMD 111 Juga Terampil Gunakan Alat Pertukangan

Lebih lanjut, berbagai upaya akan terus dilakukan Babinsa Tegalkamulyan bersama unsur kebencanaan daerah untuk menjaga Pantai Kemiren dari ancaman Abrasi. 

“Kita ketahui bersama bahwa kondisi alam terutama ombak di sepanjang Pantai Cilacap cukup besar. Belum lagi sering terjadi ombak pasang, nah inilah kendala yang kita hadapi. Namun demikian kita tidak boleh menyerah, kita sudah berupaya untuk mengatasinya, kalo uji coba ini gagal kita akan melakukan cara lain yang lebih efektif,” tegas Babinsa.

R01oke