Kemen PUPR Posting Jembatan Batam-Bintan, Netizen Minta Sampai Singapura

BATAMCLICK.COM: Kepastian pembangunan Jembatan Batam Bintan semakin nyata pelaksanaannya. Selain sudah masuk program strategis nasional, pemerintah pun sudah mengalokasikan melalui APBN sebesar Rp3,4 triliun.

“Untuk pembangunannya, anggaean dari APBN kita sediakan Rp3,4 triliun. Saat ini studi kelayakannya juga sudah selesai,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharsoa Manoarfa dalam kunjungan ke Bintan, Jumat (23/4).

Selain itu, skema tambahan pembiayaannya akan dilakukan melalui KPBU. Mekanisme KPBU sendiri merupakan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam hal penyediaan infrastruktur untuk kepentingan umum.

“Tugas kita dari pemerintah mulai dari perencanaan dan pembiayaan melalui APBN sudah disiapkan. Sekarang tinggal penyelesaian proses KPBU dengan pihak investor,” tutul Menteri Suharso.

Sejalan dengan kunjungan Kepala Bappenas, media sosial Kementerian PUPR juga melakukan postingan terkait soal Pembangunan Jembatan Batam Bintan sekitar pukul 8.00 malam. KemenPUPR memposting soal pembangunan jembatan Babin di instagram dan twiter.

Postingan itu disertai dengan ilustrasi jembatan di atas laut dengan tulisan Pembangunan Jembatan Batam Bintan akan dibangun dengan skema KPBU. Di pojok atas disertakan logo Kementerian PUPR.

Ada pun isi postingan itu menjelaskan bahwa Kementerian PUPR melalui @info_binamarga tengah melakukan pengkajian teknis dan finansial pembangunan Jembatan Batam-Bintan.

Rencananya, pembiayaan pembangunan jembatan tersebut menggunakan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Namun demikian, pemerintah juga memberi dukungan finansial agar proyek tetap feasible.

Nantinya, jembatan ini akan mendukung rencana pembangunan pelabuhan peti kemas di Tanjung Sauh dan shelter-shelter di Pulau Bintan, sehingga memacu pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan konektivitas di wilayah Kepulauan Riau.

Jembatan Batam-Bintan termasuk jembatan khusus yang terdiri dari 2 jembatan, yakni Batam-Tanjung Sauh (±2.000 m) dan Tanjung Sauh-Bintan (±5.000 m).

Pembiayaan pemerintah akan diberikan untuk pembangunan jembatan penghubung Batam-Tanjung Sauh, sementara Tanjung Sauh-Bintan akan dibangun oleh investor melaui proses lelang.

Di instagram postingan ini sudah mendapat 4.200 lebih like. Termasuk beberapa komentar yang berharap segera direalisasikan. Ada juga yang menyebut jembatan ini keren. Malah ada netizen yang bertanya tentang potensi gempa di Kepri, namun dijawab netizen di Kepri aman gempa.

Malah ada netizen yang iseng mengusulkan agar pembangunan jembatan itu terus sampai ke Singapura.

Seperti yang diposting akun senna.****: bangun jembatan Riau-Kepri-Singapura min.

Netizen tersebut juga memposting sekali lagi minta: Langsung Singapore aja min.(syt)