Duit Anak Yatim Piatu Dikuras Pedagang Motor Costum Palsu Ngaku di Batam

https://youtu.be/ZlRsbe1HhVQ

BATAMCLICK.COM: Seorang anak yatim piatu menjadi korban kekejian penipu berkedok pedagang motor modifikasi asal Batam.

Anak yatim piatu yang tinggal di Bekasi Barat, DKI tersebut tergiur dengan salah satu dari puluhan sepeda motor modifikasi yang di-posting oleh penipu tersebut di akun Instagram dengan nama @motorcostum01.

Remaja yatim piatu bernama Halim Harsono ini pun langsung melakukan komunikasi tanpa terlebih dahulu meminta izin pada saudaranya.

Akhirnya ia pun tertipu sebesar Rp9.600.000,- setelah uang itu ditransfer, dan motor yang diharapkan tak dikirim.

Kepada batamclick.com Halim menuturkan, awal mula ia tertarik dengan sepeda motor modifikasi setelah melihat temannya membeli motor tersebut di salah satu dealer di Jakarta.

Keinginan itu pun terus menggebu-gebu di dalam hatinya, namin apa daya, untuk membeli motor sejenis di Jakarta, uang tabungannya jauh dari kata cukup.

Akhirnya , Halim pun mulai browsing melalui akun-akun penjual motor di berbagai media sosial.

Pemilik Rumah di Bengkong Indah Baru Blok D 44, RT 03 RW 04, yang dijadikan alamat pedagang motor costume palsu yang sudah menipu puluhan orang.

Dari pencarian itu, remaja yatim piatu ini jatuh hati dengan salah satu sepeda motor yang di-posting oleh akun @motorcostum01 di Instagram.

“Saya tak tahu sama sekali kalau aku itu palsu dan penipu,” jelas Halim.

Pasalnya di akun itu, selain ada puluhan sepeda motor yang dipajang, juga ada testimoni-testimoni dari orang yang seolah-oleh membeli motor dari akun @motorcostum01.

Ia pun langsung menghubungi nomor kontak yang tertera di akun itu.

“Telepon tak bisa, tapi WA-nya aktif,” sebut Halim.

Ia oun mulai mengutarakan ketertarikannya pada salah satu motor yang diposting.

Gayung bersambut, dengan sangat ramah penipu yang sudah kebayang dapat duit ini menjawab pertanyaan demi pertanyaan Halim.

Akhirnya harga motor pun dil di angka Rp6.900.000,- sangat murah jika dibanding dengan motor temannya yang beli di dealer resmi di Jakarta yang hampir di angka Rp20 juta.

Dengan senang Halim ke mesin ATM untuk mentransfer uang pembelian.

Setelah uang ditransfer, penipu itu kemudian minta nambah, alasannya untuk asuransi.

“Saya bilang tak ada duit lagi, dia bilang uang asuransi 2,7 juta, itu hanya sebagai uang syarat saja, setelah 10 menit ditransfer uang akan dikembalikan, kalau saya tak kirim, maka motor tak bisa dikirim,” ujarnya.

Dengan gugup Halim pun mutar otak mencari uang yang diminta, dari pada motornya tak jadi di kirim.

Setelah dapat pinjaman dari keluarganya, Remaja yatim piatu  itu pun mengirimnya. Tapi sebelum dikirim ia sudah memelas agar tidak ditipu dan uang asuransinya benar-benar dikembalikan.

Untuk meyakinkan Halim kalau akun @motorcostum01 itu bukan penipu, si pemilik akun oun mengirimkan foto KTP dan SIM nya beserta alamat bengkel.atau dealer di Batam, yang beralamat di Bengkong Indah Baru, Blok D Nomor 44, RT 03, RW 04, Bengkong, Batam.

Nama di KTP tertera Dio Anggara, namun nama rekening penerima uang Mochammad Hamka Pratama.

Karena sudah sangat kepingin punya motor, Halim sama sekali tak curiga dan ia tetap mentransfer uang yang diminta.

Setelah uang dikirim dan masuk ke rekening penipu, nomor WA Halim oun diblokir oleh si penipu, komunikasi langsung terputus!

Remaja ini sangat ketakutan, karena semua uang tabungannya, uang makan minumnya ludes dikuras si penipu.

Melalui salah seorang abang sepupu Halim, Senin (14/6/2021) lalu Batamclick dimintai tolong untuk menelusuri alamat @motorcostum01 yang katanya berada di Bengkong Batam.

Hasilnya, tidak ada bengkel atau showroom di alamat itu.

Pemilik rumah mengaku sudah sering didatangi orang korban penipuan jual beli motor.

“Abang sudah orang yang ke-12, semua ngaku kena tipu, ada yang tunjukkan bukti transfer,” ungkap pemilik rumah.

Ia menyarankan agar melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

Nah, clickers dimanapun anda berada, hati-hati saat hendak melakukan transaksi belanja secara online, terlebih dengan nilai hingga jutaan bahkan belasan juta rupiah. Karena saat ini kejahatan sangat dekat dengan kita, dan dia tak pandang apakah kita orang kaya, orang miskin, tua muda, yang ada di hatinya bagaimana bisa dapat duit.

Berhati-hati lah….(bos)