SIREH Park, Oase Wisata Alam di Johor yang Menyentuh Jiwa

BATAMCLICK.COM: Nusa Idaman, Iskandar Puteri, Johor – Di tengah hiruk-pikuk kawasan modern Iskandar Puteri, ada sebuah taman hijau yang seolah mengajak setiap langkah untuk kembali pada alam. Namanya SIREH Park, singkatan dari Sustainable, Initiatives, Recreation, Education, and Haven — sebuah destinasi wisata alam di Johor yang kini menjadi paru-paru hijau sekaligus tempat pelarian bagi siapa pun yang merindukan kesejukan dan ketenangan.

Berdiri di atas lahan seluas 343 ekar atau sekitar 138 hektare, taman ini bukan sekadar ruang terbuka hijau, tetapi juga simbol dari komitmen Johor terhadap kelestarian alam.

“Kami ingin setiap orang yang datang ke SIREH Park merasakan hubungan yang hangat antara manusia dan alam,” ujar Faisal Mohd Nor, Ketua Pengurusan SIREH Park, sambil tersenyum menyambut pengunjung di gerbang utama taman.

Dari Ladang Kelapa Menjadi Taman Kehidupan

SIREH Park buka untuk umum pada November 2017. Awalnya, kawasan ini hanyalah ladang kelapa dan hutan sekunder lama. Namun, di tangan pengelolaan The Nusajaya Natural Heritage Trust (TNNHT), kawasan ini menjadi taman hijau berkonsep eco-recreation.

Kini, SIREH Park masuk dalam Malaysia Book of Records sebagai The Largest Urban Community Green Recreational Park in Malaysia pada Juli 2025. Pengakuan ini tak datang tiba-tiba.

Di balik rindangnya pepohonan dan segarnya udara, ada kerja keras untuk menanam lebih dari 10.000 pohon, dengan target mencapai 25.000 pohon pada tahun 2028.
“Setiap pohon di sini memiliki cerita, sebagian ditanam oleh pelajar, relawan, bahkan keluarga yang ingin meninggalkan jejak kebaikan untuk alam,” tutur Faisal.

Wisata Alam yang Hidup dan Menghidupkan

Menjelajahi SIREH Park seperti menapaki sebuah dunia lain — di mana setiap sudutnya punya keajaiban tersendiri. Di pagi hari, cahaya matahari menembus rimbunnya pepohonan di sepanjang jalur trekking dan hiking. Di tepi danau, pantulan langit di permukaan air menciptakan suasana tenang yang sulit menggambarkannya dengan kata-kata.

Pengunjung bisa menikmati berbagai aktivitas seru seperti berkayak, bersepeda gunung, hingga berkemah dan glamping di area yang dikelilingi panorama hijau. Bagi pencinta tanaman, Nursery MY Garden menjadi tempat favorit untuk melihat koleksi lebih dari 120 spesies tumbuhan lokal dan eksotik.

“Yang membuat SIREH Park istimewa bukan hanya keindahannya, tapi karena taman ini hidup. Ia tumbuh bersama masyarakat,” katanya.

Setiap tahun, lebih dari 160.000 pengunjung datang, mulai dari keluarga, komunitas pencinta alam, hingga peneliti dari berbagai universitas.

Pusat Edukasi dan Kelestarian Alam

Selain menjadi tempat rekreasi, SIREH Park juga menjadi wadah pendidikan lingkungan. Program seperti ‘Plant That Tree’, ‘Citizen Science’, hingga ‘International Bird Photo Race’ melibatkan masyarakat secara langsung. Hingga kini, telah teridentifikasi sekitar 50 spesies burung yang menjadikan taman ini rumahnya.

“Anak-anak yang datang ke sini tidak hanya bermain, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab menjaga bumi,” jelas Inarah. “Kami ingin mereka tumbuh dengan kesadaran bahwa alam bukan untuk dieksploitasi, melainkan dijaga dan dicintai.”

SIREH Park juga aktif bekerja sama dengan berbagai lembaga seperti FRIM, UTM, MCIS, Canon, dan komunitas lokal dalam penelitian dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Pesona ‘Urban Escape’ di Tengah Johor

Lokasinya yang strategis, di tengah kawasan pengembangan utama seperti Horizon Hills, East Ledang, Nusa Idaman, dan Gerbang Nusajaya, membuat SIREH Park menjadi tempat ideal untuk urban escape. Buka setiap hari mulai pukul 07.00 pagi hingga tengah malam (kecuali Senin), taman ini siap menyambut siapa pun yang ingin sejenak menenangkan diri dari hiruk-pikuk kota.

“Kadang pengunjung hanya datang untuk berjalan santai atau duduk di tepi danau sambil mendengarkan burung. Sesederhana itu, tapi efeknya luar biasa menenangkan,” ucap Faisal lembut.(bos)