Diduga Timbulkan Kematian, BPOM Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca CTMAV547, BATAM TAK PAKAI ITU

BATAMCLICK.COM: Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) telah melayangkan surat kepada Kementerian Kesehatan RI, agar segera menghentikan penyebaran fan penggunaan vaksin AstraZenca (COVAX) Bets CTMAV547.

Surat tertanggal 11 Mei 2021 ini, ditandatangani Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekusor dan Zat Adaktif BPOM yang ditujukan pada Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes dan Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI.

Dalam surat tersebut, dijelaskan, terkait terjadinya KIPI (efek samping/akibat) Fatal dan Serius (MENINGGAL DUNIA) pasca penyuntikan Vaksin AstraZenca (COVAX) Bets CTMAV547 di Jakarta, untuk itu Badan POM melalui UPT Badan POM sedang lekukan investigasi terkait hal tersebut.

BACA JUGA:   Kunjungi Pulau Ngenang, Erlin Jimmy: Kita Akan Bantu Promosi

Selain itu, saat ini Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOM) Badan POM sedang melakukan SESISITAS ABNORMAL DAN STERILITAS terhadap Vaksin AstraZenca (COVAX) Bets CTMAV547.

Untuk itu, Badan POM meminta kepada Kementerian Kesehatan, agar segera  menghentikan distribusi dan penggunaan Vaksin AstraZenca (COVAX) Bets CTMAV547, sementara, sampai hasil investigasi keluar.

Kejadian KIPI Fatal dan Serius ini, terjadi beberapa waktu lalu di Jakarta.

Dua orang dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan suntikan Vaksin AstraZenca (COVAX) Bets CTMAV547.

Diyakini vaksi denga nomor bets yang sama juga tersebar di DKI, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA:   Viral Muka Masam Mbappe Saat Gala Ballon d'Or 2021

Sedangkan di Kepri sendiri, vaksin AstraZeneca yang digunakan berbeda. Nomor Bets Vaksin AstraZenca (COVAX) yang digunakan warga Kepri yakni  Bets CTMAV548.

“Alhamdulillah kita tidak menggunakan vaksin Astra Zeneca dengan nomor Bets itu, kita menggunakan yang bernomor CTMAV548,” jelas Kadis Kesehatan Kota Batam, Dr Didi Kusmarjadi SPoG.

Untuk itu, Didi mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam dan Kepri pada umumnya, untuk tidak khawatir apa lagi takut untuk menjalani vaksin.

“Insya Allah aman,” sebut Capten Corona Batam ini.(bos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *