Mendekatkan Mimpi, Menggenggam Setir Balap, Simulator Formula 3 Ramaikan JFF 2025

BATAMCLICK.COM: Taman Ismail Marzuki (TIM) berubah menjadi panggung masa depan. Jakarta Future Festival (JFF) 2025 bukan sekadar ajang pameran teknologi dan seni—ia menghadirkan harapan, rasa ingin tahu, dan semangat untuk mencoba hal baru, terutama bagi generasi muda yang haus tantangan dan pengalaman berbeda.

Di sudut area Teater Jakarta, sebuah mobil balap berwarna merah muda mencolok memancing decak kagum. Bukan sekadar pajangan, mobil ini dilengkapi simulator balap Formula 3 yang siap mengantar pengunjung merasakan sensasi jadi pembalap sungguhan—tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun.

“Handling-nya beda banget dari mobil biasa. Putar setirnya aja berasa banget tekanannya,” ujar Nadia, Marketing Executive Sekuya, sembari memandu pengunjung yang penasaran menjajal simulator. “Kita ingin anak muda lebih akrab dengan dunia balap, bukan cuma nonton di layar, tapi juga merasakannya langsung.”

Tak kurang dari 56 orang sudah menjajal simulator ini di hari pertama JFF 2025. Masing-masing diberi waktu sekitar tiga menit untuk menyelesaikan satu lap virtual. Meski singkat, pengalaman itu terasa begitu nyata. Getaran di setir, nuansa trek balap, hingga tampilan visual dari kokpit membuat banyak pengunjung tersenyum puas, bahkan terkejut.

Untuk bisa ikut merasakan pengalaman ini, pengunjung cukup berfoto bersama mobil balap—tanpa menyentuh bodi mobil—dan mengunggahnya ke Instagram sambil menandai akun Sekuya dan JFF 2025.

Nadia menyebut, lebih dari 90 persen pengunjung yang datang masih awam tentang dunia balap, apalagi simulator. Justru itulah yang menjadi semangat utama Sekuya: mendekatkan dunia motorsport ke masyarakat umum dengan cara menyenangkan dan edukatif.

“Kami berharap dari sini akan lahir minat baru. Siapa tahu, dari simulator ini nantinya bisa muncul sekolah balap, akademi yang dimulai dari virtual hingga ke mobil sungguhan,” ucapnya penuh harap.

Yang tak kalah menarik, mobil merah muda ini juga dihias ornamen khas Jakarta: siluet Monas, ondel-ondel, serta elemen piksel digital—semuanya dirancang untuk menghidupkan tema “Jakarta Level Up”. Tema ini merefleksikan evolusi ibu kota menuju era teknologi dan inovasi.

“Piksel itu lambang dunia digital. Kami ingin menggambarkan bagaimana Jakarta juga sedang bertransformasi—dari kota konvensional menuju kota masa depan,” tutup Nadia.

Di Jakarta Future Festival 2025, impian tak lagi sebatas angan. Di sana, semua orang diajak menyentuh masa depan—bahkan dari balik kemudi mobil balap virtual.

Sumber: Antara