BATAMCLICK.COM: Beasiswa Mahasiswa Batam menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Batam dalam menyiapkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional. Melalui program ini, sebanyak 205 mahasiswa asal Batam kini menempuh pendidikan di tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) terbaik Indonesia.
Mereka tersebar di Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), hingga Universitas Diponegoro (Undip).
“Program ini lahir dari keinginan Pemkot Batam untuk memberikan ruang bagi anak-anak Batam yang berprestasi. Tujuannya agar bisa kuliah di kampus unggulan tanpa terkendala biaya,” ujar John Hendri, Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Batam.
Program ini berdasarkan Peraturan Wali Kota Batam Nomor 56 Tahun 2023 tentang Pemberian Beasiswa bagi Mahasiswa Berprestasi yang Lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Skema beasiswa mencakup biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa program sarjana (S1) tanpa batasan jurusan.
Berbeda dari beasiswa berbasis ekonomi, program ini sepenuhnya berorientasi pada prestasi akademik. Mahasiswa wajib mempertahankan IPK minimal 3,25 untuk jurusan eksakta dan 3,50 untuk non-eksakta. Jika tidak memenuhi ketentuan tersebut, maka pemerintah akan menghentikan beasiswa pada semester berikutnya.
Sejak pertama kali pada 2023, evaluasi atas program ini terus berlangsung setiap semester berdasarkan laporan nilai mahasiswa. Sistemnya transparan dan berbasis merit, mendorong mahasiswa agar terus berprestasi.
Melalui program ini, Pemkot Batam tidak hanya menyiapkan sumber daya manusia unggul. Tetapi juga membangun fondasi masa depan Batam sebagai kota industri dan investasi yang oleh anak muda berpendidikan tinggi.
“Harapan kami, para penerima beasiswa dapat kembali dan berkontribusi bagi pembangunan Batam,” tutur John.








