BATAMCLICK.COM: Seorang bule wanita berkebangsaan Ingris, sibuk mengeluarkan paspornya di depan petugas. ia terkena operasi penyekatan persis di Simpang Empat Nagoya, Batam, Kepulauan Riau, Senin (12/7/2021) pagi.
Bule bertubuh bongsor ini sedang mengendarai mobil bersama temannya. saat melintas di Nagoya, sama seperti pengendara lainnya baik mobil maupun sepeda motor, semua dihentikan oleh petugas penyekatan jalan raya.
Petugas menanyakan tujuan pengendara, apa keperluannya sehingga keluar rumah disaat Batam menerapkan Pemberlakuaan Pembatasan Kegiatan Masyaraat (PPKM) Darurat.
Kalau pengendara menujukkan surat tugas pengiriman barang, surat tugas yang mendesak, maka diperbolehkan melanjutkan perjalanan, asalkan ada sertifikat vaksin minimal tahap pertama.
Nah jika tidak ada sertifikat vaksin, wajib didata terlebih dahulu di meja pendataan yang telah disediakan oleh petugas.
Bule kebangsaan Inggris ini ternyata belum difaksin. Ia pun diminta untuk turun dari mobilnya dan melakukan pendataan diri ke petugas.
Ia mengaku tak tahu mau divaksin dimana, makanya dia belum menjalankan vaksin.
Petuga memfoto paspor si bule, setelah menekankan kalau ia harus divaksi, maka petugas pun mempersilahkannya untuk melanjutkan perjalanan.
Senin (12/7/2021) sejak pagi sejumlah ruas jalan di Kota Batam diskat-skat.Tujuannya agar mobilisasi masyarakat dapat diredam.
Pantauan Batamclick, penyekatan terjadi di beberapa titik, mulai dari Bundaran SMU 3 Batam Kota, depan Kantor Camat Batam Kota, Depan Kantor Kadin Kepri Batamcentre, Bundaran BP Batam, Depan BCS Mall, Simpang Pizza Hut Kampung Utama, Simpang Telkom Pelita, Simpang Empat Nagoya, Simpang Tiga Batu Batam, Simpang Kara dan beberapa ruas jalan lainnya.
Penyekatan ini akan berlangsung setiap hari dari 12 Juli 2021 hingga 1 Agustus 2021, sesuai masa PPKM Darurat yang dikenakan di Batam.(bos)










