Pemkot Batam rangsang aparatur lahirkan inovasi melalui BIA 2026

Batamclick.com,
Pemerintah Kota Batam merangsang seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan setempat untuk melahirkan inovasi pemerintahan melalui ajang Batam Innovation Award (BIA) 2026.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan, pola kerja konvensional tidak lagi cukup untuk menjawab tuntutan pelayanan publik di era digital. Karena itu, aparatur dituntut terus beradaptasi menciptakan pola kerja yang produktif, kreatif, serta efisien.

“Di era saat ini, tanpa inovasi kita akan sangat lambat dan tidak responsif. Kerja berorientasi inovasi inilah yang memberikan nilai tambah (added value) serta efisiensi nyata bagi pelayanan masyarakat. Inovasi yang diciptakan pun harus berdampak positif untuk masyarakat,” kata Amsakar saat membuka Puncak Penganugerahan BIA 2026 di Batam, Kamis.

Melalui ajang BIA 2026, Amsakar berharap dapat menyebarkan semangat motivasi berprestasi (Need for Achievement) ke seluruh jajaran birokrasi. Kendati demikian, ia mengingatkan agar inovasi yang lahir dari para aparatur tidak sekadar menjadi dokumen atau berhenti pada batas seremoni penganugerahan.

“Setelah ini harus terus dimodifikasi, dikembangkan, dan diimplementasikan secara konsisten sehingga benar-benar memberikan manfaat,” ujarnya.

Menurut Amsakar, penguatan inovasi dalam tata kelola pemerintahan dan digitalisasi pelayanan publik turut mendukung capaian pembangunan Kota Batam. Kemudahan layanan investasi dan optimalisasi pendapatan daerah, termasuk melalui penerapan tapping box serta digitalisasi perizinan melalui Indonesia Batam Online Single Submission (I-Boss), menjadi bagian dari upaya tersebut.

Sementara itu, Kepala Brida Kota Batam Efrius mencatat partisipasi BIA 2026 melonjak tajam menjadi 202 inovasi dari 180 pengusul, dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencatatkan 118 inovasi.

Keikutsertaan tersebut mencakup 32 perangkat daerah, 22 UPTD, 24 SMP, 24 SD, hingga 6 kelurahan se-Kota Batam.

BIA 2026 terdiri dari tujuh kategori, berikut adalah pemenangnya.

Kategori Inovasi Digital Terbaik: Juara 1 diraih Badan Pendapatan Daerah Kota Batam melalui inovasi eBPHTB 2.0: Pengelolaan BPHTB Terintegrasi untuk Peningkatan Layanan Pajak.

Kategori Inovasi Non-Digital Terbaik: Juara 1 diraih SMP Negeri 12 Batam melalui inovasi PREMIS (Program Tahfidz Berprestasi dengan Moderasi di Sekolah Negeri).

Kategori OPD Terinovatif: Juara 1 diraih Badan Pendapatan Daerah Kota Batam.

Kategori UPT Terinovatif: Juara 1 diraih UPT Puskesmas Lubuk Baja.

Kategori Kelurahan Terinovatif: Juara 1 diraih Kelurahan Kampung Pelita.

Kategori SMP Terinovatif: Juara 1 diraih SMP Negeri 29 Batam.

Kategori SD dan TK Terinovatif: Juara 1 diraih SD Negeri 006 Batu Aji.

Sumber, Antara