Batamclick.com, BATAM – Ketua DPC PKB Kota Batam Hendrik menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam. Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat menjadikan silaturahmi sebagai benteng untuk menjaga persatuan dan kerukunan.
Kegiatan yang dihadiri ratusan jamaah ini berlangsung khidmat dengan tausiyah, pembacaan shalawat, dan doa bersama. Hendrik hadir bersama jajaran pengurus DPC PKB Batam dan tokoh masyarakat Lubukbaja.
“Maulid Nabi ini bukan sekadar seremonial. Ini momentum kita untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Salah satunya dengan mempererat silaturahmi,” ujar Hendrik di sela acara.
Menurut Hendrik, di tengah dinamika sosial dan politik saat ini, silaturahmi menjadi kunci agar masyarakat Batam tetap solid. Ia menilai perbedaan pandangan politik tidak boleh memecah kebersamaan warga.
“Politik itu jalan pengabdian. Jangan sampai karena beda pilihan kita jadi bermusuhan. Mari kita jadikan silaturahmi sebagai benteng persatuan, agar Batam tetap aman, rukun, dan damai,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi panitia dan masyarakat Lubukbaja yang antusias menggelar peringatan Maulid. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini penting untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah masyarakat.
“PKB sebagai partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama, tentu punya tanggung jawab moral untuk menjaga nilai agama dan kebangsaan. Melalui kegiatan seperti ini kita bisa mengingatkan kembali tentang pentingnya cinta kepada Nabi, cinta kepada sesama, dan cinta kepada negeri,” lanjutnya.

Dalam tausiyahnya, penceramah mengajak jamaah meneladani sifat Rasulullah: Al-Amin, Uswatun Hasanah, dan kasih sayang kepada seluruh umat. Nilai-nilai itu dinilai relevan untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hendrik berharap, semangat Maulid Nabi dapat menjadi penggerak bagi seluruh kader PKB dan masyarakat untuk terus hadir di tengah warga, mendengar aspirasi, dan berkontribusi bagi pembangunan Batam.
“Semoga dengan peringatan ini, kita semua mendapat syafaat Rasulullah SAW dan Batam semakin berkah, maju, serta menjadi kota yang religius dan madani,” tutupnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar jamaah. Suasana berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.aa










