BP Batam perkuat diplomasi maritim dan logistik Eropa di Euromaritime

Batamclick.com,
Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat diplomasi industri maritim dan logistik melalui rangkaian pertemuan strategis dengan pelaku usaha Eropa di sela forum Euromaritime 2026 yang digelar di Marseille, Prancis..

Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam Fary Djemy Francis menegaskan bahwa strategi BP Batam kini berfokus pada kepastian investasi.

“Dalam lanskap global yang semakin kompetitif, investor membutuhkan kepastian dan respons cepat. Pendekatan fasilitasi aktif memungkinkan Batam tidak hanya hadir dalam peta investasi global, tetapi menjadi lokasi implementasi nyata,” ujar Fary dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Senin.

Pendekatan yang dilakukan diarahkan pada fasilitasi dan percepatan eksekusi investasi, kata dia, tak hanya pengenalan potensi kawasan.

Rangkaian agenda BP Batam yang telah dilakukan di Marseille pada 3-5 Februari 2026 itu diawali dengan pertemuan bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Marseille sebagai bagian dari penguatan dukungan diplomasi ekonomi Indonesia di Eropa.

“Pada kesempatan itu BP Batam memaparkan perkembangan ekonomi Batam, status perdagangan bebas yang dimilikinya, serta transformasi Batam menuju tempat eksekusi industri maritim yang terintegrasi dengan rantai pasok global,” katanya.

Di sela forum Euromaritime 2026, BP Batam secara aktif melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan perusahaan pelayaran global, manufaktur komponen kapal, penyedia teknologi pelabuhan, operator logistik energi, konsultan desain perkapalan, hingga penyedia solusi industri maritim dari berbagai negara Eropa.

Menurut Fary, salah satunya dengan Compagnie Maritime d’Affrètement (CMA) dan Compagnie Générale Maritime (CGM) untuk membahas perkembangan industri dan logistik Batam, penguatan layanan pelayaran langsung (direct call), serta peluang Batam di tengah pergeseran pusat pertumbuhan perdagangan global ke kawasan Asia.

“Lalu kami juga bertemu dengan Chambre de Commerce et d’Industrie Marseille Provence (CCIAMP) guna membuka peluang kolaborasi dengan ekosistem industri maritim Eropa Selatan,” katanya.

Selanjutnya, di Belanda melalui dialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda (ASPINA), serta audiensi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Belanda dalam rangka memperkuat engagement dengan investor Eropa.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan benchmarking ke Port of Rotterdam Authority untuk bertukar pandangan mengenai transformasi pelabuhan modern menjadi ekosistem industri dan energi bernilai tambah.
 
Sumber, Antara