BATAMCLICK.COM: Ari Lasso menceritakan mengenai penyakit kanker langka yang dideritanya beberapa waktu lalu. Kejadian ini berawal saat penyanyi 48 tahun itu kegirangan menyaksikan semifinal bulutangkis pada Olimpiade Tokyo beberapa waktu lalu.
Ari Lasso merayakan kemenangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu sambil melompat-lompat. Tak berselang lama, perutnya pun terasa sakit.
“Di situ (perut) gue merasa tertusuk. Minta kerokin dan hilang, tapi sejak saat itu nggak enak,” kata Ari Lasso di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (8/9).
Ari Lasso kembali merasakan sakit pada keesokan harinya. Mulai bagian rusuk kiri, ke pinggang hingga punggung. Pelantun Misteri Illahi itu pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke rumah sakit.
“USG deh. Terus gue stay di (rumah sakit) Bintaro. Jam 10 malam dokter datang, gue tanya aman dok? geleng-geleng,” ungkapnya.
Mantan vokalis band Dewa 19 itu menduga ada masalah di bagian empedu serta levernya. Hal itu disebabkan lantaran pola hidupnya yang suka mengonsumsi alkohol.
“Saya peminum dok tiap malam, tapi bukan pemabuk ya,” ungkapnya.
Agar tidak menduga-duga, dokter melakukan pemeriksaan lebih lanjut. CT scan pun dilakukan dan ditemukannya infeksi dalam perut Ari Lasso.
“Ada sebuah infeksi atau cairan besar di lambung gue. Ternyata massa padat, tumor sesuatu yang tumbuh di luar kewajaran,” terang Ari Lasso.
Dokter pun akhirnya melakukan operasi bedah untuk mengangkat tumor di limpa Ari Lasso. Ari Lasso kemudian berkonsultasi ke dokter bedah untuk mengetahui jenis tumor tersebut. Baru diketahui, itu adalah jenis dari kanker langka.
“Tanya, gimana dok? Ini sih ganas punya. Ya udah mau diapain. Dari hasil patologi, kankernya sangat langka,” jelas pelantun Hampa ini.
“Kanker gue itu namanya DLBCL (Diffuse large B-cell lymphoma) pokoknya kanker jenis B-cell yang mana bisa disembuhkan. Ini adalah kasus 2 di antara 4.000 limfoma. Jadi kayaknya bakal dibikin jurnal,” ungkapnya.
Ari Lasso bersyukur, kankernya bisa diangkat. Namun ia masih harus menjalani kemoterapi sebagai perawatan lebih lanjut.(syt)
sumber:insertlive









