Pemkab Natuna gandeng Polteknas berikan beasiswa kepada 30 pelajar

Batamclick.com,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), bekerja sama dengan Politeknik Pengadaan Nasional (Polteknas) Pekanbaru memberikan beasiswa kepada 30 putra-putri daerah untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Natuna Tukino di Natuna, Jumat, mengatakan beasiswa tersebut merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah dengan Polteknas sebagai upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah perbatasan.

Dalam kerja sama tersebut, Pemkab Natuna memfasilitasi proses seleksi calon penerima beasiswa, sedangkan Polteknas memberikan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada mahasiswa yang dinyatakan lolos.

“Seluruh penerima beasiswa dibebaskan dari pembayaran UKT selama mengikuti pendidikan di Polteknas,” katanya.

Selain pembebasan UKT, kata dia, Pemkab Natuna juga berupaya membantu keberangkatan para mahasiswa menuju Pekanbaru (Riau) dengan memanfaatkan Pesawat Angkut Udara Militer (PAUM).

Saat ini pemerintah daerah masih berkoordinasi dengan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad (RSA) Natuna untuk meminta dukungan penyediaan transportasi udara bagi para penerima beasiswa.

Dukungan transportasi tersebut, kata dia, diharapkan dapat meringankan beban biaya yang harus ditanggung para mahasiswa dan orang tua, mengingat biaya perjalanan dari Natuna menuju Pekanbaru relatif tinggi.

“Anak-anak memulai ajaran pada September, jadi sekitar akhir Agustus mereka sudah harus ada di tempat untuk mempersiapkan segala keperluan,” ujarnya.

Ia mengatakan kerja sama beasiswa tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Natuna dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda sekaligus meningkatkan kualitas SDM daerah.

Melalui program tersebut pemerintah berharap semakin banyak putra-putri Natuna yang dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya, kemudian kembali mengabdikan ilmu dan kompetensinya untuk mendukung pembangunan daerah.

“SDM merupakan penggerak utama pembangunan daerah. Semakin banyak generasi muda yang memiliki daya saing, semakin besar pula peluang daerah untuk berkembang karena merekalah yang akan menjadi pemimpin pada masa depan,” katanya.

Ia menambahkan peserta yang mengikuti seleksi beasiswa tersebut mencapai lebih dari 50 orang. Namun kuota yang tersedia dan pendaftar yang memenuhi syarat sebanyak 30 orang.

“Ada dua orang lagi yang masuk jalur mandiri, karena saat ikut melalui jalur beasiswa persyaratan tidak lengkap. Jadi total anak Natuna yang masuk Polteknas tahun ini sekitar 32 orang,” katanya.

Sumber, Antara