Batamclick.com, BATAM — Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Kepulauan Riau Tahun 2026 resmi berakhir sukses. Momentum tiga tahunan paguyuban warga Wong Kito di tanah perantauan ini tak hanya menetapkan nahkoda baru, tetapi juga mendapat apresiasi tinggi dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Dalam sambutannya, Amsakar mengaku bangga atas kontribusi aktif PKBSS yang dinilainya turut mewarnai serta mendukung pembangunan Kota Batam.
“Pertama, saya bangga dengan PKBSS yang sangat mewarnai perjalanan Batam. Saya mengapresiasi dan mengucapkan selamat atas terselenggaranya Mubes ke-3 ini,” ujar Amsakar.
Ia menambahkan, sebuah Mubes pada hakikatnya memuat tiga agenda krusial, yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus lama, pemilihan kepengurusan baru, serta evaluasi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) bila diperlukan.
Di hadapan para tokoh masyarakat Sumsel, Amsakar berpesan agar semangat kekeluargaan tetap menjadi asas utama organisasi.
“Karena ini organisasi paguyuban, harapan saya semua dijalankan secara kekeluargaan. Jangan sampai ada faksi-faksi yang tajam di internal,” pesannya.
“Bedulur Nian”: Rudy Sonarie Nahkodai PKBSS Kepri
Melalui proses musyawarah, Rudy Sonarie resmi terpilih sebagai Ketua Umum PKBSS Kepri periode 2026–2029.
Dalam pidato perdananya, Rudy mengingatkan bahwa PKBSS merupakan organisasi sosial kemasyarakatan non-profit yang membutuhkan gotong royong seluruh elemen.
“Peran ketua umum itu tidak akan signifikan bagi kemajuan organisasi tanpa dukungan penuh dari para anggota dan simpatisan,” tegas Rudy sembari memekikkan tagline kebanggaan PKBSS, “Bedulur Nian” (Bersaudara Sungguh).
Rudy langsung mengumumkan formasi inti kepengurusannya. Posisi Ketua Harian dipercayakan kepada pengusaha asal Sumsel, Zainudin alias “Zai Bellido”.
Sementara itu, jabatan Wakil Ketua Umum diamanahkan kepada Kando Muhlis dan Kando Syafril.

Rudy turut menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran pengurus periode 2023–2025 di bawah kepemimpinan Kando Taba Iskandar. Pada periode sebelumnya, PKBSS dinilai sukses memfasilitasi hibah mobil ambulans dari Pemprov Kepri, sarana tenda dan kursi, hingga aksi kemanusiaan membantu warga kurang mampu yang membutuhkan operasi pendarahan otak.
“Alhamdulillah, saat itu tidak satu rupiah pun uang kas organisasi yang keluar untuk biaya operasi. Gotong royong warga sungguh luar biasa,” kenangnya.
Menatap masa depan organisasi, selain merancangkan program kerja strategis, pengurus baru juga menyiapkan program insidental. Salah satunya adalah gagasan ruang silaturahmi bertajuk Kafe Senior sebagai tempat berdiskusi dan berkumpul para sesepuh PKBSS.
“Ke depan, kita juga harus terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai aksi sosial kemasyarakatan,” tambahnya.
Mubes ke-3 PKBSS Kepri ini turut dihadiri Anggota DPRD M. Rudi, S.T., Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra, Ketua IKA Alumni Unsri Herry Herlangga, Ketua IDI Provinsi Kepri dr. Yanuarman, Sp.O.G., Ketua Panitia Mubes Kando Jon Krokot, serta Adindo Syafril selaku tuan rumah.
Rudy menutup penjelasannya dengan seruan persatuan bagi seluruh warga Sumatera Selatan di Kepri.
“Dulur-dulur yang aku banggakan, marilah kita bersatu di tanah perantauan ini demi menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan bagi uwong kito,” pungkasnya










