Batamclick.com,
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mencatat realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp100,75 miliar hingga triwulan III 2026, atau 71,21 persen dari target tahunan sebesar Rp141,49 miliar.
Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Imigrasi Batam Kharisma Rukmana mengatakan realisasi tersebut tercatat hingga 30 September 2026.
“Realisasi pendapatan hingga triwulan III sebesar Rp100.759.086.868 dari target PNBP 2026 sebesar Rp141.498.808.000,” kata Kharisma di Batam, Senin.
Meski telah mencapai lebih dari 70 persen target tahunan, penerimaan tersebut sedikit menurun dibandingkan periode Januari hingga September 2025 yang mencapai Rp101,01 miliar.
“Terdapat sedikit penurunan jumlah penerimaan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Sebesar Rp101,01 miliar dari target tahun 2025 sebesar Rp115,75 miliar,” katanya.
Namun ia menggarisbawahi bahwa target PNBP Imigrasi Batam pada tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp115,7 miliar, dibawah target 2026 di angka Rp141,4 miliar.
Berdasarkan jenis layanan, penerimaan dari layanan paspor hingga triwulan III 2026 mencapai Rp38,12 miliar.
Sementara itu, pendapatan dari layanan izin keimigrasian dan izin masuk kembali (re-entry permit) tercatat sebesar Rp29,62 miliar.
Kharisma juga mengatakan bahwa penerimaan dari layanan keimigrasian bagi warga negara asing (WNA) menunjukkan tren yang berbeda.
“Pendapatan PNBP dari layanan keimigrasian untuk WNA, dari Pendapatan Visa cenderung terdapat penurunan, sedangkan Izin Keimigrasian dan Izin Kembali Masuk (Re-Entry Permit) terdapat peningkatan,” kata dia.
Ia mengatakan Imigrasi Batam berupaya menjaga keseimbangan antara pencapaian target penerimaan negara dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Imigrasi Batam memastikan bahwa peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tetap sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan melalui pendekatan yang berorientasi pada pelayanan prima, transparansi, akuntabilitas, dan kepuasan masyarakat,” kata dia.
Imigrasi Batam juga menekankan pentingnya kemudahan akses layanan, kecepatan proses, kepastian prosedur, serta kenyamanan masyarakat.
Sumber, Antara










