Hanya 800 Jamaah Berpotensi Berangkat Haji 2021

BATAMCLICK.COM, Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan untuk membuka kuota jamaah haji 2021 kepada 60 ribu orang. Adapun, 45 ribu orang berasal dari luar negeri dan 15 ribu adalah warga lokal.

Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi menuturkan, dari kuota tersebut, ia memperkirakan bahwa Indonesia hanya bisa memberangkatkan 700 sampai 800 jamaah haji khusus. Sebab, tidak hanya Indonesia saja yang menyelenggarakan ibadah haji, tapi seluruh dunia.

“Seandainya Indonesia dari total 45 ribu dapat sekian persen, lalu dibagi (kuota reguler dan khusus), untuk haji khusus itu hanya dapat 700 sampai 800 jamaah,” terangnya kepada JawaPos.com, Senin (31/5).

BACA JUGA:   LaNyalla Sebut Usulan Tunda Pemilu Bisa Picu Revolusi Sosial

Sementara untuk kuota jamaah haji yang disediakan sebelum pandemi adaah 221 ribu. Angka ini sangat jauh dari kuota saat ini, di mana tentunya akan ada penambahan biaya yang tidak sedikit.

“Itu kalau dibagi dengan nomor urut (yang bisa berangkat) daftar kuota masing-masing travel atau PIHK (penyelenggara ibadah haji khusus) itu tidak ada yang lebih dari 25 orang 1 travel, maksimum 20. Artinya itu biaya yang sangat tinggi sekali,” tutur dia.

Dia mengatakan, sebaiknya harapan untuk terselenggaranya ibadah haji tahun ini dipupuskan karena biaya yang akan bertambah dan waktu persiapan yang terlalu sempit. “Indonesia ternyata diumumkan secara diplomatis bahwa belum termasuk dibuka suspendnya, otomatis jangan berharap akan dibuka atau akan ada haji dari Indonesia,” tegasnya.

BACA JUGA:   Viral, Pedagang Langgar Aturan PPKM Darurat Disemprot Air Mobil Damkar

Sumber: BATAMPOS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *