BATIC 2025, Masa Depan Digital Lebih Melesat

BATAMCLICK.COM: Bali kembali menjadi saksi lahirnya ide-ide besar yang menggerakkan arah industri telekomunikasi global. Melalui Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2025, PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) menghadirkan momentum penting untuk membicarakan masa depan digital. Gelaran yang berlangsung pada 27–29 Agustus 2025 di The Westin Resort, Nusa Dua ini mempertemukan para pemimpin global telekomunikasi, ekosistem digital, hingga startup lintas negara.

Lebih dari sekadar konferensi, BATIC 2025 menjadi ruang kolaborasi, forum bisnis, sekaligus arena berbagi pengetahuan yang menentukan arah evolusi konektivitas Asia Pasifik dan dunia.

Perjalanan Satu Dekade BATIC

Sejak pertama kali digelar, BATIC berkembang dari sebuah pertemuan regional menjadi ajang internasional bergengsi yang kini diikuti lebih dari 50 negara. Dalam sepuluh tahun, jumlah peserta meningkat hingga lima kali lipat. Perjalanan ini mencerminkan bagaimana BATIC berhasil menjelma sebagai pusat gravitasi bagi kerja sama teknologi, aliansi strategis, dan inovasi bisnis lintas negara.

Mengusung Tema Besar Evolusi Digital

Tahun ini, BATIC mengusung tema “Igniting Tomorrow’s Digital Evolution – Change the Way You Connect, Power the Digital Shift.” Tema ini bukan sekadar jargon, melainkan arah nyata untuk membangun fondasi masa depan digital.

Rangkaian diskusi terbagi dalam dua sesi utama. Hari pertama membahas Laying the Digital Foundation, menyoroti infrastruktur bawah laut, edge computing, dan manajemen traffic berbasis Artificial Intelligence. Sementara itu, hari kedua bertema Unveiling Technology in Shaping Today’s World, yang mengeksplorasi bagaimana teknologi baru mempercepat transformasi industri.

Kolaborasi Strategis untuk Masa Depan

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan bahwa BATIC adalah forum penting untuk menjaga posisi Indonesia di panggung global. “TelkomGroup akan terus mengupayakan agar Indonesia berada dalam agenda utama industri telekomunikasi dunia. Kami ingin membawa nama Indonesia harum di kancah internasional dengan menjadi penggerak ekosistem digital regional,” ujarnya.

Senada dengan itu, Direktur Wholesale & International Services Telkom, Honesti Basyir, menambahkan bahwa kolaborasi adalah kunci. “BATIC memperkuat transformasi Telkom. Dengan menghadirkan ekosistem digital yang melibatkan hyperscaler, startup, hingga pemerintah, kami ingin membangun kesepakatan strategis yang bermanfaat luas, bukan hanya bagi Indonesia, tetapi juga kawasan regional,” katanya.

Sementara itu, CEO Telin, Budi Satria Dharma Purba, menegaskan peran BATIC sebagai platform global yang mempertemukan inovasi dan bisnis. Menurutnya, perkembangan BATIC hingga lima kali lipat selama satu dekade adalah bukti nyata relevansi forum ini bagi ekosistem digital dunia.

Lebih dari Konferensi

BATIC 2025 tidak hanya menyuguhkan forum diskusi, tetapi juga menghadirkan pameran teknologi, forum eksekutif, hingga sesi networking eksklusif. Suasana Bali yang kaya budaya semakin memperkuat pengalaman peserta, karena selain membicarakan masa depan digital, mereka juga merasakan kekayaan budaya lokal yang memikat.

Dengan seluruh rangkaian acara tersebut, BATIC 2025 tidak hanya merancang arah masa depan industri digital, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia, khususnya Bali, sebagai tuan rumah strategis bagi pertemuan kelas dunia.