BATAMCLICK.COM: Kapal Roro Mulia Nusantara kandas akibat cuaca ekstrem di Tanjung Saung. BPTD Kepri dan operator PT Jembatan Nusantara segera berkoordinasi untuk mengevakuasi penumpang.
Koordinasi evakuasi korban langsung dilakukan dengan pihak operator PT Jembatan Nusantara cabang Batam. Kepala BPTD Kelas II Kepri, Dini Kusumahati Damarindan S.T, M.T, mengarahkan operator untuk segera mengevakuasi penumpang agar tetap aman. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi mendatangkan kapal bantuan, memberikan makanan kepada penumpang yang terombang-ambing di kapal, dan setelah evakuasi, beberapa penumpang diantar ke rumah masing-masing, sementara lainnya dijemput keluarga.
Dini menghimbau kepada operator kapal, khususnya nakhoda, untuk selalu waspada dan berhati-hati menghadapi cuaca ekstrem di perairan Kepulauan Riau. Dia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran agar tidak terulang kembali.
Branch Manager PT Jembatan Nusantara Cabang Batam, Beringin Mega, mengungkapkan bahwa kapal Roro Mulia Nusantara kandas karena terbawa arus disertai angin kencang.
“Mesin kapal tidak mampu melawan tekanan arus dan angin sehingga kapal kandas di pasir,” ungkap Beringin Mega saat dihubungi Jumat (19/7/2024) malam.
Kapal kandas di perairan Tanjung Saung pada pukul 16.30 WIB, 19 Juli 2024. Sebanyak 81 penumpang berhasil dievakuasi pada pukul 21.00 WIB. Kendaraan yang terjebak di dalam kapal dievakuasi dan ditarik menuju Pelabuhan Telaga Punggur pada pukul 10.30 WIB, 20 Juli 2024.








