Ancam Keselamatan Warga, DPRD Kepri Minta Gubernur Segera Perbaiki Jembatan Kuning

BATAMCLICK.COM: ANGGOTA DPRD Kepri, Rudy Chua, akan menindaklanjuti keluhan masyarakat di Tanjungpinang khususnya pengguna Pelantar Kuning menuju Pulau Penyengat yang kian membahayakan dan mengancam keselamatan.

Saat ini, kata Rudy, beberapa tiang penyangga Pelantar Kuning sudah banyak yang rusak, semen pembalut besi pada tiang sudah banyak yang retak dan pecah.

Jembatan menuju pulau yang dinobatkan sebagai Pulau Perdamaian Dunia saat ini tidak lagi mampu menahan beban yang terlalu berat, kekuatan tiang penyangga saat ini hanya sekitar 30 persen dan itu hanya cukup untuk menahan beban berat dari atas, sedangkan dari samping sudah tidak memiliki kekuatan.

BACA JUGA:   Hasil Sepakbola Olimpiade 2020: Jepang Bantai Prancis 4-0

Legislator Partai Hanura itu menyampaikan bahwa saat ini Gubernur Kepri sangat memperhatikan kondisi Pulau Penyengat, akan janggal jika destinasinya diperhatikan namun jalanya diabaikan.

“Saya kira kalau Pak Gubernur tahu soal ini akan cepat ditindakalanjuti,” ujar Rudy.

Saat ini sedang dilakukan pembahasan APBD dan untuk perbaikan Pelantar Kuning itu, membutuhkan anggaran yang besar. Menurutnya itu perlu disisipkan dalam pembahasan anggaran.

“Karena sekarang sedang berjalan pembahasan anggaran di Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang nanti saya akan coba sampaikan,” katanya.

Lebih lanjut Rudy menjelaskan dalam rencana perbaikan itu pemerintah memang harus memiliki kewenangan dalam perbaikan, namun jangan sampai karena kelamaan bisa meninmbulka korban jiwa.

BACA JUGA:   Pendistribusian Material Bangunan Merupakan Salah Satu Factor Cepat Tidaknya Suatu Pembangunan

“Apalagi sudah diketahui kondisi fisik jembatan sudah kritis, saya rasa ini perlu didukung pihak terkait,” ungkapnya

Jika selama ini terkendala pengelolaan aset baik Pemkab Bintan atau Pemko Tanjungpinang harus memperjelas hal itu secepatnya agar pemeliharaan bisa disegerakan.

Apalagi, lanjut Rudy, pelantar itu digunakan ratusan masyarakat setiap hari khsusunya dari Pulau Penyengat ke Tanjungpinang.