Minyak Tanah Langka di Karimun, Harga Melambung Tinggi

BATAMCLICK.COM, Karimun – Bahan bakar minyak tanah semakin menghilang di Karimun. Kelangkaan minyak tanah di lapangan telah mendorong harganya melambung semakin tinggi.

Masyarakat semakin kesulitan mendapatkan minyak tanah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Mereka terpaksa harus berkeliling hingga ke pelosok- pelosok dan kalau pun dapat membeli, harganya sudah sangat tinggi.

“Dari satu kios ke kios penjual BBM kami datangi tapi minyak tanah yang kami butuhkan tidak ada dan kalaupun ada harga minyak tanah 1 botol aqua ukuran 1,5 liter sebesar Rp 25 ribu sampai Rp 28 ribu,” kata Yati, salah seorang ibu rumah tangga di Karimun, Sabtu (11/12/2021).

BACA JUGA:   Pemkab Karimun Optimis Proyek Fisik Selesai Akhir Tahun

Menurut Yati, seharusnya pemerintah bisa mengontrol kebutuhan dan ketersediaan minyak tanah.

“Masyarakat yang sudah kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup, jangan ditambah lagi kesulitan mendapatkan minyak tanah,” ujarnya.

Sementara, Kepala dinas Perdagangan, UKM, Koperasi dan ESDM Kabupaten Karimun, Moch Yosli mengatakan kelangkaan minyak tanah karena program konversi minyak tanah ke gas elpiji 3 kilogram.

“Untuk jatah minyak tanah subsidi tidak ada lagi. Minyak tanah yang ada dijual di Karimun dalam bentuk kemasan ekonomis yang harga 1 liter dijual Rp 14.000,” kata Moch Yosli.

BACA JUGA:   Dukung Program SIPOKA, Polres Karimun Teken MoU dengan Pemkab dan Instansi Vertikal

Sedangkan pedagang kios BBM ketika dikonfirmasi mengatakan sekarang minyak tanah memang sulit di dapat, hanya ada beberapa tempat saja yang menjual.

“Sejak konversi dari minyak tanah ke gas elpiji, minyak tanah sulit didapat di Karimun dan kalaupun ada harga jualnya sudah tinggi,” ata seorang penjual BBM di Bukit Tembak Meral.

Sumber: BATAMTODAY