Polisi Karimun Tangkap Penipu Peminjam Uang

BATAMCLICK.COM, Karimun – BH (41) warga Desa Sawang, Kecamatan Kundur Barat, ditangkap Polsek Karimun pada Senin (6/9/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

Penipu yang bekerja sebagai buruh harian lepas itu ditangkap setelah ada laporan dari korban, NZ, yang merasa tersangka telah ditipu.

Kasat Reskrim Polsek Karimun, AKP Arsyad Riyandi menjelaskan, kasus penipuan ini berawal dari seorang korban berinisial NZ yang didatangi oleh seorang pria yang tidak dikenalnya di lokasi Masjid Ibadurahman Sei Lakam. Pelaku BH yang terlihat sangat dekat dengan korban menyapa NZ sambil bertanya, apakah masih tinggal di rumah lama?

Korban, tanpa curiga dengan niat buruk si penipu, langsung menjawab, “Ya, masih di tempat lama.”

BACA JUGA:   Cen Sui Lan Usulkan Jalan Pantai Ambat Dibangun

Tersangka BH terus memainkan perannya dengan kembali menawarkan sepotong cempedak kepada korban dengan mengatakan “rezeki tidak boleh ditolak”. Selanjutnya tersangka BH mengikuti korban hingga sampai di rumahnya dan disana, BH berpura-pura meminta karung beras korban untuk membawakan buah cempedak.

Setelah mendapatkan sekarung beras, BH mengajak korban pergi ke warung untuk minum kopi dan disana BH bertanya kepada korban, “Di mana ada jual bawang merah kalau malam dan korban menjawab di toko kelontong di jalan tambang.”

Setelah diberitahu di mana bawang merah dijual, BH pergi dan segera kembali tanpa membawa bawang merah dengan alasan tidak membeli bawang merah karena harganya naik.

BACA JUGA:   5 Pasien Covid-19 di Karimun Sembuh, Kasus Aktif Tinggal 41 Orang

Selanjutnya tersangka mencoba menukarkan uang Rp 50 ribu kepada korban, namun tidak dilakukan karena uang tersebut langsung dibawa ke kasir untuk membayar kopi.

Usai kasir, korban membawa BH ke loket HS.com di Sei Lakam, Kecamatan Karimun dan di loket handphone, BH kembali beraksi dengan berpura-pura ingin membeli handphone, namun sebelum membeli handphone, korban dipersilakan duduk di warung bandrek sebelah konter penjualan handphone.

Di situlah pelaku berpura-pura meminjamkan uang kepada korban sebesar Rp 650.000 dengan janji uang akan dikembalikan setelah mengambil buah cempedak dan setelah mendapatkan uang yang dipinjam dari korban. Pelaku kembali ke loket dan pura-pura mau. untuk beli kartu perdana. dipakai untuk handphone barunya,” jelas Arsyad, Jumat (10/9/2021).

BACA JUGA:   PT Timah Tbk Peduli Pendidikan Masyarakat, Bantu Warga Kundur Yang Kesulitan Biaya

Namun, itu semua hanya tipuan pelaku untuk berbohong dan setelah mendapatkan uang dari korban, tersangka BH meninggalkan korban dengan alasan ingin mengambil kartu keluarga di rumah, namun pelaku tidak pernah kembali.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka BH berupa uang tunai sebesar Rp 5.838.000. Terhadap tersangka BH yang diduga melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 378 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.

Sumber: BATAMTODAY