Pengakuan Kakak Adik yang Ngaku Dicabuli Bos di Tempat Kerja

BATAMCLICK.COM – Kakak adik di Magetan menjadi korban pencabulan. Pelaku adalah bos tempat si kakak bekerja.

Dua remaja laki-laki tersebut menjadi korban pencabulan karena ancaman pelaku. Bila tak menuruti keinginan pelaku, maka ia dianiaya tiga orang bawahan pelaku. Selain diancam, pelaku juga memberikan iming-iming uang ke korban.

“Jadi korban pertama kakaknya itu bekerja serabutan. Para korban mengaku diancam dan iming-iming uang demi memuaskan pelaku,” ujar Sumadi, kuasa hukum korban dari LBH Anshor Magetan kepada wartawan di Polres Magetan, Jumat (7/1/2022).

BACA JUGA:   Diminati Banyak Tim, Morbidelli Ingin Bertahan di Petronas SRT

Sumadi mengatakan sang kakak berusia 16 tahun yang putus sekolah itu kerap mendapat siksaan oleh pelaku jika tidak menuruti keinginan pelaku. Penyiksaan dilakukan dengan menyulutkan rokok ke badan korban. Sedangkan sang adik diiming-iming uang Rp 50 ribu.

“Disiksa, ini gambar luka bekasnya ada fotonya. Dilukai pakai sulutan rokok ke korban kakaknya kalau tidak mau memuaskan pelaku. Kalau adiknya diiming-iming uang Rp 50 ribu,” kata Sumadi.

Sumadi menambahkan korban mengaku sering dihubungi pelaku melalui WhatsApp untuk mengajak adiknya. Korban mengaku telah tujuh kali dicabuli oleh bos tempatnya bekerja.

BACA JUGA:   Sedang Bikin Video Pakai Senjata Api, Influencer Ini Tak Sengaja Tembak Kemaluannya

“Pengakuan korban yakni klien saya, bahwa yang diduga pelaku sering menghubungi korban melalui WhatsApp saat melancarkan aksinya. Pengakuan korban diduga sudah tujuh kali sejak dua bulan terakhir,” papar Sumadi.

Sumadi menjelaskan terlapor yang juga seorang pria tersebut berstatus mempunyai istri dan pekerjaannya wiraswasta. Keluarga berharap bisa mendapatkan keadilan.

“Intinya keluarga ingin mendapat keadilan agar tidak terulang korban lagi. Saya juga berharap jika ada korban lain tidak usah takut untuk melapor,” tandasnya.(syt)

sumber:detikcom