BATAMCLICK.COM: BWI Batam terus menguatkan peranannya dalam gerakan wakaf di Kota Batam. Pada Rabu, 3 September 2025, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Batam melakukan silaturahmi ke Badan Musyawarah Guru Al-Qur’an (BMG-Q) Kota Batam. Rombongan dipimpin Ketua BWI Batam, Drs. H. Buralimar, M.Si., bersama Sekretaris Resdin Pasaribu, M.Pd., Anggota Dewan Pertimbangan Ir. Moch. Arief, dan Humas Massiara Alias, SE.
Silaturahmi tersebut disambut langsung oleh Ketua BMG-Q Batam, H. Deden Sirajuddin, M.Pd., bersama jajaran pengurus. Pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kerjasama sosialisasi wakaf hingga tingkat kecamatan.
Wakaf Rumah Qur’an Jadi Fokus
Dalam sambutannya, Ketua BWI Batam menegaskan bahwa gerakan wakaf harus terus digelorakan, tidak hanya melalui sosialisasi, tetapi juga lewat program nyata seperti Wakaf Rumah Qur’an. Ia bahkan menggagas pemanfaatan lahan strategis di sekitar Masjid Raya Batam agar dapat dikembangkan menjadi wakaf produktif.
“BWI berbeda dengan BAZNAS. Kami tidak bisa menggunakan dana wakaf untuk operasional, kecuali melalui hasil produktivitasnya. Karena itu, kami harus kreatif menjalin kerjasama,” ujar H. Buralimar.
Dukungan Penuh Guru Al-Qur’an
Ketua BMG-Q menyambut positif langkah tersebut. Ia memberikan ruang bagi BWI untuk melakukan sosialisasi pada pertemuan BMG-Q Kecamatan Nongsa, Ahad 7 September 2025.
Saat ini, BMG-Q menaungi 4.615 guru Al-Qur’an dari sekitar 5.000 guru di Batam. Mereka menerima insentif dari Pemko Batam sebesar Rp52 miliar per tahun. Selain itu, BMG-Q juga aktif menyiapkan kurikulum, ujian, dan perangkat pembelajaran Al-Qur’an untuk TPQ.
“Kami siap mendukung penggalangan wakaf dan ikut mengelola Rumah Qur’an bersama BWI Batam,” tegas H. Deden.
Menuju Kerjasama Lebih Kuat
Dalam sesi diskusi, Sekretaris BWI, Resdin Pasaribu, menjelaskan bahwa Kemenag Batam telah memulai program wakaf uang di madrasah. Hal ini bisa menjadi pintu masuk bagi guru TPQ untuk ikut serta.
Anggota Dewan Pertimbangan BWI, Ir. Moch. Arief, memperkirakan kebutuhan pembangunan Wakaf Rumah Qur’an mencapai Rp2 miliar dengan biaya operasional sekitar Rp75 juta per tahun. Menurutnya, kerjasama dengan BMG-Q memberi peluang besar dalam penggalangan dana sekaligus pengelolaan program Al-Qur’an.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk segera menyiapkan MoU sebagai dasar sinergi. Harapannya, kolaborasi antara BWI Batam dan BMG-Q mampu memperkuat literasi wakaf sekaligus mengokohkan peran guru-guru Al-Qur’an dalam mengelola aset umat.








