Edarkan Vape Mengandung Narkoba, WNA Malaysia Ditangkap di Batam

WN Malaysia Edarkan Vape mengandung Narkoba
WN Malaysia Edarkan Vape mengandung Narkoba

Vape Mengandung Narkoba Terungkap di Batam

Kasus mengejutkan kembali muncul di Batam. Vape mengandung narkoba berhasil diungkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau. Seorang warga negara Malaysia berinisial SYL, usia 44 tahun, ditangkap di Perumahan Taman Buana Vista, Kota Batam.

Direktur Resnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol. Anggoro Wicaksono, menjelaskan hasil uji laboratorium forensik membuktikan liquid vape yang diedarkan SYL positif mengandung narkotika golongan I, dikenal dengan nama sinte gorila.

Dari Informasi Hingga Penangkapan

Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat pada Senin (25/8/2025). Tim Opsnal Ditresnarkoba bergerak cepat. Mereka mengamankan SYL di rumahnya dan menemukan 11 cartridge vape dalam kotak hijau. Semua barang bukti langsung disita untuk pemeriksaan.

Dari hasil interogasi, SYL mengaku memperoleh cairan narkotika dari rekannya berinisial C di Malaysia. Cairan itu kemudian ia suntikkan ke dalam 20 cartridge, masing-masing berisi 9–10 tetes. Dari jumlah itu, lima sudah terjual, empat ia konsumsi sendiri, dan sisanya berhasil disita.

Jaringan Antar Negara

Polisi menduga kasus ini bagian dari jaringan lintas negara. Nama C kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Untuk pengembangan lebih lanjut, SYL resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolda Kepri.

“Beberapa kasus sebelumnya, liquid vape biasanya mengandung obat keras seperti etomidate. Kali ini lebih berbahaya, karena terbukti mengandung narkotika,” kata Anggoro.

Imbauan Kepada Masyarakat

Anggoro menegaskan peredaran vape berisi narkoba bisa menimbulkan dampak kesehatan serius. Ia meminta masyarakat lebih waspada dan tidak ragu melapor jika menemukan hal mencurigakan.

“Kami imbau masyarakat berhati-hati mengonsumsi vape. Jika menemukan peredaran narkotika di lingkungan sekitar, segera laporkan agar bisa kita tindak,” tegasnya.