Kota Sehat Jadi Fokus Pemko Batam
Menuju predikat Kota Sehat, Pemerintah Kota Batam terus melakukan pembenahan. Plt Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, memimpin rapat tindak lanjut hasil penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (27/8/2025).
Rapat ini menjadi langkah penting setelah tim verifikator dari Pemerintah Pusat melakukan penilaian secara virtual pada Senin lalu.
Data Harus Valid dan Sesuai Lapangan
Dalam rapat, Firmansyah menekankan pentingnya data yang akurat. Ia menerima laporan dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan memeriksa kesesuaiannya dengan kondisi di lapangan.
“Data harus valid dan sesuai fakta di lapangan. Dari data inilah lahir kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Pemko Harus Lebih Tahu Detail
Firmansyah juga menegaskan bahwa Pemko Batam harus lebih paham kondisi daerahnya dibanding pihak lain.
“Kita harus berani mengklarifikasi jika ada data yang tidak sesuai, bahkan kepada pemerintah pusat. Karena kita yang paling tahu kondisi nyata Kota Batam,” tegasnya.
Tugas OPD dan Perbaikan 9 Tatanan
Ia meminta setiap OPD segera melengkapi dan memperbaiki data yang diminta tim verifikator. Selain itu, OPD juga diminta memperkuat sembilan tatanan yang menjadi syarat penilaian Kota Sehat.
“Sekali lagi, sajikan data sesuai fakta. Jika nanti diminta pertanggungjawaban, kita siap. Karena data yang kita miliki sudah sesuai kondisi lapangan,” tutupnya.









