BATAMCLICK.COM: Usai badai pandemi Covid-19 memporakporandakan perekonomian global, termasuk Indonesia, sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bergerak cepat. Mereka bersatu dan berkomitmen membangkitkan kembali roda ekonomi nasional melalui berbagai upaya, salah satunya dengan mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satu BUMN yang menunjukkan komitmen nyata adalah PT Telkom Indonesia. Tak sekadar memberi pelatihan, Telkom bahkan menghadirkan Rumah UMKM sebagai wadah pembinaan berkelanjutan bagi para pelaku usaha.
Di Kota Batam, lebih dari 3.000 UMKM telah menjadi binaan PT Telkom. Mereka mendapatkan pendampingan, pelatihan, hingga akses pasar untuk memasarkan produk-produk unggulan mereka.
“Komitmen kami jelas, kami mengumpulkan para pelaku UMKM di Batam, merangkul mereka, berdiskusi, dan menggali apa yang benar-benar mereka butuhkan untuk berkembang. Semua itu kami wujudkan bersama-sama,” ujar AVP External Communication PT Telkom Indonesia (Persero), Sabri Rasyid, Jumat (25/4/2025).
Sabri menjelaskan, dari hasil diskusi itu, Telkom memahami bahwa persoalan UMKM tak semata soal modal. Banyak pelaku usaha mengalami kesulitan dalam mengurus perizinan seperti LPPOM, Izin Usaha Rumah Tangga, label halal, hingga aspek legalitas lainnya.
“Tak sedikit dari mereka juga mengalami kendala dalam hal desain dan pengemasan produk. Mereka ingin kemasan menarik dan berkualitas, namun tak memiliki keahlian desain atau akses ke bahan kemasan yang tahan lama,” paparnya.
Tak berhenti di situ, promosi dan pemasaran juga menjadi tantangan tersendiri. Banyak pelaku UMKM belum memahami bagaimana memasarkan produknya secara efektif di dunia digital.
Untuk itulah Rumah UMKM Telkom hadir membawa solusi. Di sini, para pelaku usaha diberikan pelatihan digital marketing, mulai dari cara menulis deskripsi produk yang menarik, teknik pengambilan foto dan video produk, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membuat konten promosi.
“Melalui pelatihan berbasis teknologi AI, kami ajarkan cara memasarkan produk di media sosial dengan bahasa yang komunikatif dan visual yang menarik. Semua ini kami rancang agar UMKM dapat naik kelas,” jelas Sabri.
Telkom juga secara rutin menggelar bazar sebagai ajang promosi dan penjualan langsung, mempertemukan UMKM dengan konsumen secara luas.
“Harapannya, dari pelatihan dan pembinaan yang kami berikan, produktivitas UMKM meningkat dan ekonomi Batam pun ikut tumbuh,” pungkasnya.
Telkom menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi pelaku UMKM melalui Rumah UMKM, sebagai solusi konkret bagi berbagai tantangan usaha yang mereka hadapi di lapangan. (bos)








