BATAMCLICK.COM, Meski dalam situasi pandemi dan keterbatasan anggaran daerah, Bupati Karimun tetap memperhatikan dan memprioritaskan bantuan untuk nelayan. Khususnya, nelayan tradisional. Bentuknya, pemberian kapal untuk kelompok nelayan.
”Bantuan kapal untuk kelompok-kelompok nelayan yang dikelola dan dibina oleh Dinas Perikanan yang ada di Karimun ini merupakan Pemkab Karimun. Yang sebelumnya sudah diajukan kepada kita. Sehingga, tahun ini dengan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat bisa digunakan untuk pembelian kapal-kapal nelayan tradisional,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Rabu (24/11).
Bantuan kapal yang diserahkan ini, kata Bupati, ada 5 unit dengan jenis fiber. Dan, untuk gross tone (GT) ada dua ukuran. Satu unit GT 4 dan sisanya tiga unit masing-masing GT 2. Satu jenis lagi berbentuk speedboat. Untuk kapal denhan GT 4 diserahkan ke Koperasi NB3.
”Kemudian, yang berukuran GT 2 diserahkan ke kelompok usaha bersama (KUB) Nelayan Terpadu Agogo, KUB Nelayan Terpadu Pelambung, KUB Nelayan Terpadu Teluk Lekop. Dan, untuk jenis boat pengangkut ikan kita serahkan ke Pokdakan Sumber Rezeki. Melalui penyerahan bantuan kapal ini salah satu upaya Pemkab Karimun dalam memperhatikan sistem perekonomian masyarakat Karimun di sektor perikanan,” paparnya.
Diharapkan Bupati, alat tangkap ini bisa memberikan kontribusi dan manfaat peningkatan daya tangkap nelayan yang tentunya akan berimbas kepada penghasilan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karimun. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Karimun akan memberikan bantuan terus menerus bagi masyarakat sesuai dengan sasaran yang tepat. Sehingga, bantuan yang diserahkan dapat benar-benar dimanfaatkan bagi masyarakat.
”Kepada masyarakat yang saat ini belum mendapatkan bantuan untuk dapat bersabar, saya akan selalu berupaya untuk memberikan bantuan. Insya Allah masih ada beberapa kegiatan yang sama pada bulan Desember tahun ini. Intinya, Pemerintah Kabupaten Karimun tetap memberikan perhatian untuk masyarakat nelayan,” jelasnya.
Dikakatan Bupati, bantuan ini merupakan wujud nyata keberpihakan dan kepedulian Pemerintah dan semua pihak terkait dalam meningkatkan kualitas para nelayan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tangkap ikan. Dan termasuk budidaya ikan yang lebih baik.
Sumber: BATAMPOS










