Batamclick.com,
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan total kapasitas dari 14 proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang secara serentak groundbreaking ini mencapai 5,3 gigawatt peak (GWp).
“Untuk di hari yang kita laksanakan ini adalah kita groundbreaking untuk 5,3 gigawatt, dan untuk di Bali adalah 1.000 megawatt,” ujar Bahlil dalam acara Launching dan Groundbreaking Program PLTS 100 GWp yang berlangsung di Gilimanuk, Bali, Selasa.
Adapun 14 proyek tersebut terbagi menjadi sejumlah kategori, yakni enam proyek siap tender yang meliputi PLTS Terapung Jatiluhur dengan kapasitas 1.688 megawatt peak (MWp), berlokasi di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Kemudian, PLTS Terapung Cirata berkapasitas 1.250 MWp (Waduk Cirata, Purwakarta, Jabar); PLTS Terapung Jatigede berkapasitas 636 MWp (Waduk Jatigede, Sumedang, Jabar); PLTS+BESS Klaster Madura berkapasitas 605 MWp (Sumenep, Jatim) untuk dukung program Fat Burning Madura atau eliminasi BBM di Madura.
Lebih lanjut, PLTS Bali berkapasitas 300 MWp (Gilimanuk, Jembrana, Bali) untuk mengeliminasi penggunaan BBM di Bali; serta PLTS Lahan Bank Tanah Purwakarta berkapasitas 69 MWp (Purwakarta, Jabar).
Dengan demikian, total kapasitas proyek PLTS yang siap ditender sebesar 4.548,92 MWp.
Selanjutnya, terdapat tiga proyek PLTS di dalam tahap groundbreaking yang meliputi PLTS Banyuwangi berkapasitas 130,2 MWp (groundbreaking); PLTS Pasuruan berkapasitas 132 MWp (groundbreaking); PLTS Terapung Gajah Mungkur berkapasitas 134,2 MWp (groundbreaking).
Kemudian, terdapat tiga proyek dalam tahap konstruksi, yakni PLTS Terapung Karangkates sebesar 133 MWp (Konstruksi 56,54 persen); PLTS Terapung Saguling berkapasitas 92 MWp (Konstruksi 44,4 persen); dan PLTS Tembesi berkapasitas 46 MWp (Konstruksi 65 persen).
Sebanyak dua PLTS lainnya yang memasuki tahap peresmian adalah PLTS Pulau Sembur, Kepulauan Riau berkapasitas 0,92 MWp dan PLTS Pulau Rengit, Bangka Belitung dengan kapasitas 0,078 MWp.
Sebanyak 14 proyek tersebut memiliki nilai investasi kurang lebih 7,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp135 triliun, dengan potensi penghematan APBN Rp4,6 triliun per tahun.
“Saya tidak tahu kenapa angka 5,3, tapi saya tahu bahwa 5 tambah 3 hasilnya nanti Bapak Presiden sendiri yang bisa menjelaskan,” ujar Bahlil.
Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan program strategis PLTS 100 GWp di Monumen Operasi Gilimanuk, Jembrana, Bali.
Peresmian tatap muka (offline) di Gilimanuk, Bali, terhubung secara daring (online) dengan tiga lokasi lainnya, yakni PLTS Terapung Gajah Mungkur (Wonogiri, Jawa Tengah), PLTS Desa Sembur (Batam, Kepulauan Riau), dan PLTS Pulau Rengit (Bangka Belitung).
PLTS dan BESS Monumen Operasi Gilimanuk merupakan bagian dari Program Fat Burning Bali, menggantikan pembangkit BBM dengan energi surya.
Sumber, Antara










