Pemkab Sukabumi luncurkan Program UMKM Naik Kelas tingkatkan ekonomi

BATAMCLICK.COM : Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melalui
Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah,
meluncurkan Program Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Naik Kelas sebagai strategi untuk percepatan peningkatan perekonomian daerah.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami usai menghadiri peluncuran Program UMKM Naik Kelas di Aula Setda Kabupaten Sukabumi, Rabu, mengatakan UMKM bisa naik kelas maka harus didukung dengan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Untuk itu Pemkab Sukabumi memberikan berbagai pelatihan dan bantuan untuk meningkatkan kualitas para pelaku UMKM di Kabupaten Sukabumi.

Menurut Marwan, UMKM sangat berpengaruh terhadap perekonomian nasional khususnya daerah, apalagi sektor usaha atau bisnis ini merupakan tiang penyangga perekonomian, bahkan sudah terbukti mampu bertahan dari berbagai permasalahan seperti krisis keuangan pada 1997 dan pandemi COVID -19 pada 2020-2022 serta mampu membangkitkan kembali perekonomian daerah.

BACA JUGA:   Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Makogabwilhan I,Ii,Iii Dan Monumen Tri Matra

Maka dari itu, program tersebut harus direalisasikan agar hasilnya maksimal dengan mendorong pelaku UMKM untuk terus berkembang di mana mereka dituntut harus bisa mandiri mulai mengelola usahanya, promosi dan pemasaran yang lebih luas.

Di tempat yang sama, Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi Sigit Widarmadi menambahkan UMKM naik kelas merupakan upaya yang dibuat pemerintah untuk meningkatkan UMKM dan mendorong instrumen fiskal agar pelaku usaha bangkit dari kesulitan ekonomi.

“Kami menargetkan pelaku UMKM bisa terus memperluas pemasaran yang tidak hanya sebatas di pasar lokal saja, tetapi harus bisa sampai mancanegara dengan memanfaatkan teknologi digitalisasi. Kemudian program ini pun mempermudah mereka mendapatkan pembiayaan serta taat perizinan,” katanya.

BACA JUGA:   Nizar Apresiasi 2 Putra Lingga yang Harumkan Nama Bangsa

Di sisi lain, Program UMKM Naik Kelas diikuti oleh 100 pelaku usaha dari 47 kecamatan yang sebelumnya telah melakukan pendaftaran dan sesuai indikator naik kelas. Para pelaku usaha ini mendapatkan pendampingan dari Pemkab Sukabumi selama delapan bulan ke depan dan nantinya akan dievaluasi.

Sumber : Antara