Kemenpora buat FGD keprotokolan untuk tingkatkan citra lembaga

BATAMCLICK.COM : Kementerian Pemuda dan Olahraga membuat focus group discussion (FGD) keprotokolan untuk petugas dari internal guna meningkatkan citra lembaga dan memastikan semua kegiatan pejabat utama di kementerian tersebut bisa berjalan lancar serta sesuai peraturan yang berlaku.

Dalam laman Kemenpora yang dipantau ANTARA di Jakarta, Rabu, Kepala Bagian Protokol dan Tata Usaha Pimpinan Kemenpora Indra Jayaatmaja mengatakan FGD itu merupakan kesempatan berharga bagi para petugas protokol untuk membahas berbagai pengalaman dan tantangan di lapangan.

Dengan kehadiran dua narasumber berpengalaman, lanjut dia, yaitu Kepala Bagian Protokol dan Tata Usaha Pimpinan Kementerian PPPA K Akbar dan Kasub Bagian Protokol Kementerian Desa PDTT Iwan Pranata, diharapkan mampu mendongkrak kemampuan para personel keprotokolan Kemenpora untuk bertugas lebih baik lagi ke depan.

BACA JUGA:   DPRD Kepri: Kepri Harus Jadi Poros Maritim Indonesia

“Pengaturan keprotokolan ini berimplikasi pada citra pimpinan institusi dan memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar,” kata Indra yang juga Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas dan Umum Kemenpora saat membuka kegiatan.

Kehadiran dua narasumber itu, tambah dia, juga diharapkan dapat memberikan pencerahan mengenai dinamika keprotokolan Kemenpora, serta langkah-langkah yang dapat diadopsi oleh bagian protokol kementerian itu.

Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan momentum itu untuk belajar mengenai dunia keprotokolan terkini, terkait aktivitas sehari-hari pejabat yang dilayani.

“Saya harap rekan-rekan teman-teman semua dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas,” ujar Indra.

BACA JUGA:   Kepala BP Batam Dukung Realisasi Pembangunan Premium Outlet Pertama di Batam

Dalam kesempatan itu, pemateri K Akbar memaparkan tentang tata keprotokolan.

Dia menjelaskan bahwa keprotokolan menggabungkan seni dan keterampilan dalam memahami dan mengatur berbagai aspek hukum dan operasional.

Sedangkan, Iwan Pranata menyampaikan paradigma keprotokolan yang mencakup penghormatan dan perlakuan terhadap seseorang, lambang-lambang kehormatan NKRI, serta penghormatan bangsa-bangsa terhadap kedaulatan NKRI.
​​​​​​​

Sumber : Antara